
Tom Cruise belum menyerah pada film terbarunya, Digger, meski film tersebut mendapat hasil mengecewakan pada pekan perdana penayangannya di bioskop Amerika Utara.
Aktor 64 tahun itu justru menyampaikan kebanggaannya terhadap film garapan sutradara Alejandro G. Iñárritu tersebut melalui media sosial pada Sabtu pagi. Cruise membagikan sejumlah foto di balik layar sekaligus memberikan apresiasi kepada para pemain dan kru.
“Film Digger resmi tayang di bioskop dan saya merasa sangat terhormat memiliki kesempatan untuk membuat film ini bersama para seniman yang sangat berbakat,” tulis Cruise.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh pemain dan kru atas dedikasi serta kerja keras mereka selama proses produksi.
Film yang mengusung genre satire tersebut mengisahkan seorang taipan minyak egois yang menyebabkan bencana alam. Dengan anggaran produksi sekitar US$125 juta, Digger diharapkan menjadi salah satu proyek besar Cruise sekaligus menjadi langkahnya kembali ke film yang lebih berorientasi pada sutradara.
Namun, performanya di box office sejauh ini belum sesuai harapan. Digger diperkirakan hanya mengumpulkan sekitar US$8 juta pada akhir pekan pembukaannya setelah dirilis Warner Bros. di sekitar 3.300 bioskop Amerika Utara.
Respons penonton dan kritikus juga belum terlalu positif. Film tersebut hanya mendapatkan nilai CinemaScore C+ dari penonton dan tingkat persetujuan 51 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes.
Kondisi tersebut membuat Digger berpotensi mencatat salah satu pembukaan terburuk dalam karier Cruise. Film ini diperkirakan menjadi pembukaan domestik terendahnya sejak Lions for Lambs pada 2007 yang menghasilkan US$6,7 juta pada pekan perdana.
Meski demikian, Cruise tampaknya tetap menganggap Digger sebagai bagian penting dari perjalanan kariernya. Film tersebut memperlihatkan sang aktor keluar dari zona nyaman dengan tampil dalam perubahan fisik sebagai karakter yang bertubuh gemuk dan botak.
Peran tersebut sekaligus menjadi upaya Cruise kembali ke film-film yang lebih mengutamakan visi sutradara, seperti Rain Man, Born on the Fourth of July, dan Magnolia, setelah bertahun-tahun dikenal melalui film aksi berskala besar.
Dalam sebuah percakapan setelah pemutaran Digger di Los Angeles, Cruise juga menyinggung perjuangannya membangun karier sejak terjun ke industri film pada usia muda.
“Harapan saya selalu agar film-film tersebut cukup sukses sehingga saya memiliki kesempatan untuk melakukannya lagi,” ujar Cruise.
Menurutnya, kesuksesan dalam industri film tidak datang begitu saja dan harus diperjuangkan melalui kerja keras.
Sementara itu, Digger menghadapi persaingan kuat di box office domestik. Film thriller Verity produksi Amazon MGM Studios yang dibintangi Anne Hathaway diproyeksikan memimpin dengan pendapatan sekitar US$33 juta pada akhir pekan pembukaannya.
Meski hasil awal Digger mengecewakan, Cruise tidak akan terlalu lama meninggalkan film aksi. Ia dijadwalkan kembali ke genre tersebut melalui Days of Thunder 2 yang segera memasuki tahap produksi.
Sumber: The Hollywood News
