Pesawat Ambulans Udara Jatuh di Nantucket, Tim SAR Hentikan Pencarian 6 Korban
Kapal-kapal Penjaga Pantai terus mencari enam orang yang berada di dalam pesawat angkut medis yang hilang setelah tim pencari menemukan puing-puing yang dipastikan berasal dari pesawat tersebut di lepas pantai Nantucket, kata para pejabat.(Kiera Shantry/Penjaga Pantai Amerika Serikat)

PENJAGA Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard) resmi menghentikan operasi pencarian terhadap pesawat jet medis beserta enam orang di dalamnya yang hilang di dekat Pulau Nantucket, Massachusetts. Keputusan ini diambil pada Minggu malam setelah upaya pencarian berlangsung selama 66 jam.

Pesawat jenis Gulfstream G-100 tersebut lepas landas dari Bandara Internasional L.F. Wade di Bermuda menuju Bandara Internasional Boston Logan pada Sabtu dini hari. Berdasarkan data FlightAware, pesawat terbang di ketinggian 24.000 kaki selama lebih dari satu jam sebelum mendadak meluncur turun sejauh 13.000 kaki hanya dalam waktu dua menit.

Serpihan pesawat kemudian ditemukan di lepas pantai Nantucket, sebuah pulau di Massachusetts yang berjarak sekitar 30 mil di selatan Cape Cod.

Badan Penerbangan Federal AS (FAA) menerbitkan pemberitahuan siaga pencarian dan penyelamatan setelah kehilangan kontak dengan pesawat pada Sabtu pagi.

“Menghentikan pencarian bukanlah keputusan yang mudah,” ujar Komandan Distrik Timur Laut Penjaga Pantai AS, Laksamana Muda Matthew Lake. “Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan orang-orang terkasih yang terdampak oleh tragedi ini, serta apresiasi kami kepada instansi mitra yang telah mendukung upaya pencarian.”

Pihak keluarga korban dilaporkan telah menerima pemberitahuan resmi mengenai penghentian operasi tersebut.

Pesawat buatan tahun 1996 milik perusahaan Latitude Air Ambulance yang berbasis di Kanada tersebut mengangkut empat orang kru penerbangan, yang terdiri dari dua pilot dan dua tenaga medis berkebangsaan Kanada. Pesawat tersebut terbang ke Bermuda untuk menjemput seorang pasien dan satu orang kerabatnya yang merupakan warga negara Bermuda.

Direktur Operasi Penerbangan Latitude, Clarence Togeretz, mengonfirmasi bahwa perusahaan kehilangan kontak sekitar pukul 01.30 dan langsung melapor ke Penjaga Pantai setelah pesawat gagal mendarat sesuai jadwal.

Rekaman audio dari LiveATC.net memperlihatkan petugas pengatur lalu lintas udara (air traffic controller) sempat menerima kabar bahwa pesawat mengalami kendala sebelum akhirnya hilang kontak. Petugas sempat berulang kali menanyakan status darurat, namun tidak mendapat respons dari pesawat.

Operasi penyisiran telah mencakup area seluas 4.445 mil dengan melibatkan pesawat bersayap tetap, helikopter, kapal, serta armada pemotong (cutters). Pihak Penjaga Pantai sempat memanfaatkan pelacak sinyal Emergency Locator Transmitter untuk mendeteksi keberadaan bangkai pesawat di dasar laut, namun korban belum berhasil ditemukan hingga pencarian dihentikan.

Menteri Transportasi Kanada Steven MacKinnon dan Perdana Menteri Bermuda David Burt menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden tragis ini, seraya mengonfirmasi komunikasi intensif dengan otoritas AS serta keluarga korban. (CNN/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *