
Kondisi penyerang andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny, masih menjadi tanda tanya besar menjelang laga krusial melawan Tailan pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Hingga saat ini, kepastian mengenai kesiapan pilar Fortuna Sittard tersebut untuk merumput masih menunggu lampu hijau dari tim medis.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan bahwa dirinya belum bisa menjamin kehadiran Romeny di lapangan hijau. Ketidakpastian ini mencuat setelah pemain naturalisasi tersebut menjalani porsi latihan terpisah dari rekan-rekannya di Stadion STIK, Jakarta.
Dalam sesi latihan terbaru, saat penggawa Skuad Garuda melahap menu latihan utama, Romeny terpantau hanya duduk di bangku pemain sebelum akhirnya bergeser ke tribune untuk melakukan pemanasan ringan didampingi staf pelatih.
Menanggapi situasi tersebut, Herdman sempat melontarkan kelakar terkait performa impresif Romeny yang sebelumnya memborong empat assist saat Indonesia melumat Bangladesh 9-2 di fase grup.
“Ketika Anda mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan, Anda mendapatkan perlakuan khusus, yaitu berlatih sendiri. Menurut saya, itu merupakan pencapaian yang cukup unik,” ujar Herdman dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Meski sempat bercanda, pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa pemeriksaan medis terhadap sang penyerang tengah berjalan secara intensif. Herdman enggan berspekulasi mengenai jenis cedera spesifik yang dialami Romeny sebelum menerima laporan komprehensif dari tim dokter.
“Ole sedang menjalani pemeriksaan. Kami akan memantaunya dari hari ke hari. Kami akan kembali mengevaluasi kondisinya besok,” tutur Herdman. Ia menambahkan bahwa peluang Romeny untuk turun di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sepenuhnya bergantung pada rekomendasi medis.
Jalan Menuju Final Indonesia vs Thailand
Indonesia melenggang ke partai puncak dengan status juara Grup A setelah mengemas tujuh poin dari tiga pertandingan. Perjalanan Skuad Garuda dimulai dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, disusul hasil imbang tanpa gol melawan Malaysia.
Posisi puncak grup akhirnya dikunci Indonesia berkat keunggulan produktivitas gol atas Malaysia, menyusul kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh. Dalam laga tersebut, Mitchell Baker tampil fenomenal dengan mencetak lima gol, yang mayoritas lahir berkat umpan matang dari Romeny.
Di sisi lain, Tailan melaju ke final sebagai penguasa Grup B. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut bahkan sudah mengamankan tiket final sebelum laga terakhir grup usai. Hal ini membuat pelatih Tailan, Anthony Hudson, berani melakukan rotasi besar-besaran saat kalah 1-2 dari Filipina demi menjaga kebugaran pemain inti untuk menghadapi Indonesia di laga pamungkas. (E-3)
