
TIGA warga negara asing (WNA) yang terseret arus kuat saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Dua WNA asal Irlandia ditemukan pada Senin (5/10) pagi, sementara seorang WNA asal Austria telah ditemukan sehari sebelumnya.
Dua WNA asal Irlandia, Dervla Mulligan, 28, dan Darragh Mc Kierna, 27, ditemukan tim SAR gabungan pada Senin sekitar pukul 09.00 WITA. Keduanya ditemukan di koordinat 08°32’23.83″ LS dan 122°26’04.114″ BT atau sekitar 3,17 mil laut dari lokasi awal kejadian.
Lima menit kemudian, pada pukul 09.05 WITA, tim Speed Polair KP Sukur menemukan seorang dive guide asal Indonesia, Frederik Horimpun, 39, yang juga sebelumnya dilaporkan terseret arus. Ia ditemukan dalam kondisi selamat di koordinat 08°33’37.61″ LS dan 122°26’10.13″ BT atau sekitar 4,21 mil laut dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, seorang WNA asal Austria, Patricia Retter, 42, telah ditemukan pada Minggu (4/10) sekitar pukul 16.30 WITA. Ia ditemukan tim SAR gabungan bersama nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale dalam kondisi selamat.
Dengan ditemukannya seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan belum kembali ke permukaan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur mengatakan pencarian pada Senin merupakan hari kedua operasi untuk menemukan tiga penyelam yang masih dalam pencarian.
“Operasi SAR hari ini merupakan hari kedua untuk mencari tiga orang penyelam yang masih dalam pencarian. Ketiga korban tersebut terdiri dari dua orang WNA asal Irlandia dan satu orang WNI yang merupakan tour guide,” kata Fathur saat memberikan keterangan dari KN SAR Puntadewa.
Pencarian dilakukan sejak pagi dengan mengerahkan KN SAR Puntadewa 250, Speed Polair KP Sukur, Sea Rider KN SAR Puntadewa, serta Rubber Boat Kantor SAR Maumere.
Terseret Arus Kuat
Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (4/10) sekitar pukul 10.00 WITA. Sebanyak enam orang, terdiri atas dua dive guide lokal dan empat wisatawan mancanegara, melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang.
Lokasi penyelaman berjarak sekitar 16,6 mil laut dari Pelabuhan Wuring, Maumere. Saat penyelaman berlangsung, kondisi arus laut di lokasi cukup kuat. Rombongan kemudian terbagi menjadi dua tim.
Tim pertama terdiri atas seorang dive guide WNI, Maria Rosa Hariana Djaa, 25, dan seorang penyelam asal Belanda, Bart Hazes, 60. Keduanya berhasil kembali ke permukaan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, tim kedua terdiri atas seorang dive guide WNI dan tiga wisatawan mancanegara, masing-masing berasal dari Austria dan Irlandia. Mereka belum kembali ke permukaan dan diduga terseret arus kuat.
Laporan mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada Minggu sekitar pukul 14.10 WITA dari Riana selaku tour guide.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap para penyelam yang belum ditemukan. Pada sore hari, Patricia Retter berhasil ditemukan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.
Pencarian dilanjutkan pada Senin untuk menemukan tiga orang lainnya. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Dervla Mulligan dan Darragh Mc Kierna ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA, disusul Frederik Horimpun lima menit kemudian.
Operasi SAR Ditutup
Setelah seluruh penyelam yang dilaporkan terseret arus berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Basarnas, nelayan, TNI, dan Polri. Unsur yang terlibat di antaranya Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, dan Satpolair Polres Sikka.
Adapun enam orang yang mengikuti penyelaman tersebut seluruhnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Data penyelam:
- Maria Rosa Hariana Djaa, 25 tahun, perempuan, WNI asal Maumere, dive guide Tim 1.
- Bart Hazes, 60 tahun, laki-laki, WNA Belanda, penyelam Tim 1.
- Patricia Retter, 42 tahun, perempuan, WNA Austria, penyelam Tim 2, ditemukan 4 Oktober 2026.
- Dervla Mulligan, 28 tahun, perempuan, WNA Irlandia, penyelam Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.
- Darragh Mc Kierna, 27 tahun, laki-laki, WNA Irlandia, penyelam Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.
- Frederik Horimpun, 39 tahun, laki-laki, WNI, dive guide Tim 2, ditemukan 5 Oktober 2026.
(Z-2)
