Ganjil-Genap Perlu Dievaluasi, Komisi B Soroti Efektivitas dan Dampaknya
Ganjil-Genap.(Antara)

PENERAPAN kebijakan ganjil-genap di Jakarta dinilai perlu dievaluasi secara berkala untuk melihat efektivitasnya dalam mengendalikan lalu lintas. Evaluasi tidak hanya menyangkut penerapan kebijakan, tetapi juga waktu pelaksanaan serta dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan evaluasi penting dilakukan untuk memastikan kebijakan tersebut tetap relevan dengan kondisi lalu lintas Jakarta yang terus berkembang.

Menurut dia, kajian perlu melihat secara menyeluruh apakah waktu penerapan ganjil-genap saat ini masih efektif dalam mengurai kepadatan atau justru perlu dilakukan penyesuaian.

“Yang perlu kita lihat adalah efektivitasnya. Apakah waktu penerapan yang sekarang masih memberikan dampak yang signifikan terhadap pengurangan kemacetan, atau perlu ada penyesuaian,” kata Nova saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (30/9).

Ia menilai perubahan pola mobilitas warga, perkembangan transportasi umum, serta kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan perlu menjadi bagian dari bahan evaluasi. Karena itu, Nova mendorong Pemprov DKI Jakarta bersama instansi terkait melakukan kajian berbasis data sebelum menentukan apakah kebijakan ganjil-genap perlu dipertahankan dengan pola saat ini, disesuaikan waktunya, atau dilakukan perubahan lainnya.

“Jadi jangan hanya melihat kebijakannya ada atau tidak. Dampaknya juga harus diukur. Dari situ baru bisa ditentukan apakah perlu diubah, disesuaikan, atau tetap seperti sekarang,” ujarnya.

Nova menegaskan evaluasi tersebut diperlukan agar kebijakan pembatasan kendaraan tetap sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat dan upaya pemerintah mengendalikan kemacetan di Ibu Kota. (Far/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *