
RAUT kelegaan bercampur duka mendalam terpancar dari wajah Yuliani Intan Sari. Istri salah satu korban meninggal tragedi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 ini akhirnya bisa bernapas lega setelah sang suami, Sugianto, 41, berhasil teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan.
“Alhamdulillah lega, kami sudah ikhlas atas takdir Allah SWT,” ujar Yuliani, di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (29/9).
Sugianto merupakan salah satu dari 16 jenazah korban meninggal yang identitasnya berhasil diungkap oleh tim DVI pada Senin malam (28/9/2026). Kepastian identitas korban diketahui melalui pencocokan data sekunder berupa ciri medis dan properti pribadi yang dicocokkan dengan data ante mortem yang sebelumnya diserahkan oleh pihak keluarga.
“Jenazah nomor PM 036 identik dengan AM 106 atas nama Sugianto, laki-laki, 41 tahun, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” ucap Kepala Bidang Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan, saat mengumumkan daftar korban yang berhasil teridentifikasi.
Mendengar kabar duka tersebut, Yuliani mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mulai dari proses evakuasi di laut hingga tahap identifikasi di rumah sakit.
Ia mengenang hari-hari penuh kecemasan setelah mendengar kabar bahwa Kapal Virgo yang ditumpangi suaminya tenggelam di perairan Laut Jawa. Sepanjang proses pencarian, dirinya tidak pernah berhenti memanjatkan doa demi keselamatan sang suami.
“Semoga ada mukjizat suami bisa selamat,” ungkapnya mengenang masa-masa penantian penuh harap.
Almarhum Sugianto diketahui bekerja sebagai sopir perusahaan ekspedisi Lintas Jawa Group yang mengangkut truk muatan barang. Menurut sang istri, almarhum terbilang baru bergabung dengan Lintas Jawa Group, di mana sebelumnya ia juga melakoni profesi serupa sebagai sopir truk di perusahaan lain.
Kini, selepas kepergian sang suami tercinta, Yuliani harus berjuang seorang diri untuk membesarkan anak semata wayang mereka, MR yang baru berusia tujuh tahun. Hingga kini, sang buah hati bahkan belum sepenuhnya mengerti bahwa ayahnya telah tiada untuk selama-lamanya.
Sementara itu, operasi pencarian hingga kini masih terus berlanjut. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu untuk mencari 64 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Berdasarkan data manifes, Kapal Virgo mengangkut total 243 penumpang dan kru. Hingga saat ini, sebanyak 179 orang telah berhasil dievakuasi, yang terdiri atas 108 korban selamat dan 71 korban meninggal dunia. Korban meninggal selanjutnya dibawa ke posko tim DVI Polda Kalsel yang dibantu Pusdokkes Polri untuk menjalani proses identifikasi secara cermat mengingat kondisi jenazah yang sebagian besar sulit dikenali. (Ant/P-4)
