
PEMBALAP Mercedes, George Russell, memuji akhir pekan yang “luar biasa” dari awal hingga akhir dalam gelaran Formula 1 Grand Prix Azerbaijan. Russell sukses mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan bebas Kamis, meraih pole position secara dominan, hingga akhirnya menyegel kemenangan manis di sirkuit jalan raya Baku.
Hasil mengesankan ini membuat pembalap asal Inggris tersebut berhasil memangkas keunggulan rekan setimnya, Kimi Antonelli, di puncak klasemen sementara kejuaraan sebanyak 15 poin.
Sebelum balapan dimulai, Russell tertinggal 81 poin dari Antonelli. Namun, ia berhasil memperkecil jarak menjadi 66 poin setelah menahan gempuran pembalap Red Bull, Max Verstappen, dalam adu kecepatan sengit menuju garis finis. Sementara itu, Antonelli yang sempat mengalami kecelakaan dramatis pada kualifikasi pertama (Q1) harus bangkit dan berjuang keras memulihkan posisi dari urutan ke-16 hingga akhirnya finis di posisi kelima.
Kemenangan ini menjadi podium utama pertama bagi Russell sejak GP Austria pada Juni lalu, sekaligus menjadi kemenangan ketiganya di sepanjang musim 2026. Catatan ini melengkapi persaingannya dengan Antonelli yang sejauh ini telah mengoleksi delapan kemenangan.
“Sungguh luar biasa bisa kembali ke pijakan tertinggi podium,” ujar Russell usai balapan. “Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim saya, karena mereka terus percaya kepada saya melalui masa-masa sulit dan membantu saya melewatinya. Saya sangat bangga mendapati akhir pekan seperti ini.”
Russell menceritakan bagaimana jalannya balapan yang sempat menegangkan di putaran akhir saat ia harus mempertahankan posisinya dari tekanan Verstappen.
“Paruh pertama balapan terasa cukup lancar, membangun jarak, hingga saat Safety Car restart… Ketika saya melihat Max di belakang, saya berpikir, ‘Ini tidak akan mudah.’ Dia mengemudi dengan sangat luar biasa di akhir balapan,” ungkapnya.
“Ketika bendera kuning keluar [akibat kecelakaan Valtteri Bottas], saya mengangkat kaki dari pedal gas, dan saat saya menekan kembali, turbo saya tidak berfungsi, jadi saya kehilangan tenaga. Max hampir mendahului saya di garis finis, jadi itu hampir saja menjadi hal yang sangat disayangkan. Secara keseluruhan, ini akhir pekan yang luar biasa.”
Ketika ditanya mengenai kepercayaan dirinya yang tampak telah kembali, Russell menilai hal itu tak lepas dari adaptasi teknis yang ia lakukan.
“Saya pikir ini hanya masalah memiliki lebih banyak pengalaman dengan gaya mengemudi baru yang telah saya terapkan. Setiap balapan sejak jeda [musim panas], saya merasa diri saya semakin kuat. Saya merasa lebih menjadi diri saya sendiri lagi, jadi itu sangat bagus,” tambahnya.
Mengenai strateginya dalam menghadapi sisa seri kejuaraan demi mengejar ketertinggalan poin dari Antonelli, pembalap berusia 28 tahun itu menegaskan niatnya dengan mantap.
“Menangkan setiap balapan! Itulah rencana permainannya,” tegas Russell sambil tersenyum. “Rekan setim saya menjalani musim yang luar biasa, dia tampil tanpa cela sepanjang musim, tetapi sekarang kita memasuki momen penentuan.”
“Saya hanya akan fokus pada diri saya sendiri. Jika saya terus memberikan performa seperti yang saya tunjukkan akhir pekan ini, apa pun yang terjadi menjelang akhir musim, saya akan bahagia. Ini telah menjadi periode yang sangat sulit bagi saya, dan sekarang saya merasa telah berhasil melewatinya.” (Formula 1/Z-2)
