
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meminta masyarakat tidak terpengaruh isu kenaikan harga Pertalite yang marak beredar di media sosial. Isu tersebut menyebar melalui poster digital yang mengklaim harga Pertalite akan naik per 26 September 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan informasi harga dan layanan BBM yang akurat hanya disampaikan lewat kanal resmi perusahaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar yang beredar di media sosial, termasuk isu kenaikan harga Pertalite. Informasi resmi dapat diakses melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 maupun situs web https://pertaminapatraniaga.com,” ujar Lilik dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Sabtu (26/9).
Lilik menegaskan, distribusi BBM di wilayah Sulawesi tetap berjalan normal sesuai ketentuan. Ia meminta warga tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan akibat isu yang belum terverifikasi tersebut.
“Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan harian,” tambahnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menegaskan kembali kebijakan tersebut pada September 2026 di tengah dinamika harga minyak dunia. (H-4)
