
SEBANYAK 17 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) menjalani pengalaman belajar lintas negara melalui Student Mobility Program di INTI International University, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia. Program yang berlangsung pada 13–19 September 2026 ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendalami lingkungan akademik multikultural.
Program ini dibuka secara resmi oleh Director of International Relations and Collaboration Centre (IRCC) INTI International University, Prof. Dr. Asokan Vasudevan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa mobilitas mahasiswa merupakan bagian penting dari pendidikan yang menjembatani masyarakat global, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
Pendalaman Materi Komunikasi dan Bahasa Tubuh
Selama sepekan, para mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan akademik bersama akademisi setempat. Dr. Saheera Mohamed memberikan materi bertajuk The Power of Communication, yang mengajak mahasiswa memahami kekuatan komunikasi dalam berbagai konteks, terutama saat berhadapan dengan perbedaan latar belakang budaya.
Selain itu, Dr. Khan Safaras Ali memaparkan materi From Gestures to Influence: Harnessing Body Language for Business Success. Materi ini membahas pentingnya komunikasi nonverbal dan peran bahasa tubuh dalam membangun pengaruh di lingkungan profesional.
Kolaborasi Dosen Fikom Untar sebagai Visiting Lecturer
Pertukaran pengetahuan dalam program ini juga melibatkan dosen Fikom Untar yang bertindak sebagai visiting lecturer, yakni Dr. Diah Ayu Candraningrum dan Dr. Ahmad Junaidi.
Dr. Diah Ayu menyampaikan materi mengenai digital tourism communication, yang menyoroti perubahan komunikasi pariwisata di tengah perkembangan teknologi serta pemanfaatan platform digital untuk memperkenalkan destinasi. Sementara itu, Dr. Ahmad Junaidi, yang juga mantan jurnalis senior, mengangkat isu jurnalisme di era Artificial Intelligence (AI). Ia membahas perubahan ekosistem jurnalistik, serta peluang dan tantangan yang dihadapi jurnalis maupun industri media akibat kehadiran AI.
Pengalaman Budaya dan Jejaring Internasional
Salah satu peserta program, Tracy Zagitania, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberinya kesempatan untuk merasakan suasana belajar yang berbeda dan membangun jejaring internasional.
“Student Mobility Program menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk belajar dan membangun jejaring dengan mahasiswa yang menempuh pendidikan di INTI International University,” ujar Tracy.
Selain kegiatan di ruang kelas, para mahasiswa juga mempelajari alat musik tradisional Malaysia dan melakukan kunjungan budaya ke berbagai lokasi ikonik seperti Putrajaya, Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Bukit Bintang, Melaka, hingga pasar malam di Kota Nilai. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa dapat melihat langsung kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama akademik antara Fikom Untar dan INTI International University. Melalui mobilitas mahasiswa dan keterlibatan dosen di luar negeri, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk terus membuka ruang pengembangan kolaborasi global guna memperkaya perspektif mahasiswa dalam melihat komunikasi sebagai kemampuan esensial di kancah internasional. (H-2)
