
PEMBALAP Ferrari Charles Leclerc mengakui dirinya bertindak terlalu jauh saat terlibat insiden dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton, pada lap pertama Grand Prix Italia.
Leclerc mengatakan insiden di Tikungan 2 Monza tidak seharusnya kembali terjadi. Ia juga menilai hubungannya dengan Hamilton terlalu banyak dibahas setelah insiden tersebut.
“Di Tikungan 2 Monza, saya sudah berulang kali mengatakan bahwa kami tidak ingin hal seperti itu terjadi lagi,” kata Leclerc dikutip dari AFP.
“Itu sudah terlalu jauh dari pihak saya, tetapi saya sudah melewatinya,” lanjutnya.
Leclerc juga menegaskan dirinya tetap menikmati persaingan di lintasan bersama Hamilton, meski insiden tersebut sempat menjadi perhatian.
“Ini tantangan besar, tetapi saya menikmatinya,” ujar Leclerc.
Selain membahas hubungannya dengan Hamilton, Leclerc turut memberikan pujian kepada pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli. Pembalap asal Italia berusia 20 tahun itu dinilai menunjukkan performa impresif sepanjang musim ini.
Leclerc mengatakan potensi Antonelli sudah terlihat sejak meniti karier di berbagai jenjang junior.
“Jika melihat Kimi melalui jenjang junior, saya pikir sudah cukup jelas bahwa dia memiliki sesuatu yang sangat spesial,” kata Leclerc.
“Sejak balapan pertama hingga sekarang, dia tampil sempurna dan mengemudi di level yang sangat tinggi menghadapi pembalap yang juga sangat saya hargai, yaitu George (Russell). Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa,” imbuhnya.
Russell juga memuji performa rekan setimnya tersebut. Menurutnya, gaya balap Antonelli sangat sesuai dengan karakter mobil pada era hibrida baru Formula 1 musim ini.
“Dia pembalap yang luar biasa dan sudah cepat sepanjang kariernya. Saya pikir gaya balapnya sangat mirip dengan yang dia miliki tahun lalu. Dengan bagaimana semuanya berjalan musim ini, gaya balapnya sangat cocok dengan mobil-mobil ini,” ujar Russell. (P-4)
