BNPB Pastikan Penuhi Kebutuhan Penanganan Banjir Bandang Solok
Warga mengecek kondisi kendaraan yang terendam material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026).(ANTARA/FITRA YOGI)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan akan  mengerahkan dukungan maksimal guna memenuhi seluruh kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dalam mempercepat penanganan dampak bencana banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka dan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, usai memimpin dan mengikuti rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok, Rabu malam (23/9).

“Kami dari BNPB akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok untuk penanggulangan bencana banjir bandang, khususnya di Arosuka,” ujar Rustian.

Ia menegaskan bahwa penanganan darurat bencana alam harus dilakukan secara terpadu dan bersama-sama, dengan menempatkan pemenuhan hak serta keselamatan masyarakat terdampak sebagai prioritas utama di lapangan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Khairul, memaparkan laporan terkini mengenai dampak korban jiwa dan kerusakan material akibat bencana tersebut. Berdasarkan data sementara, tercatat satu orang warga ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.

Selain korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan empat orang warga mengalami luka-luka serta memaksa sebanyak 474 jiwa harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Tim gabungan hingga kini masih terus melanjutkan proses pendataan untuk memetakan tingkat kerusakan infrastruktur. Dari catatan sementara BPBD Kabupaten Solok, kerusakan rumah warga meliputi 52 unit rusak ringan, 16 unit rusak sedang, dan 19 unit mengalami rusak berat.

“Selain rumah warga, satu rumah ibadah mengalami rusak ringan dan 10 kantor dinas juga turut terdampak,” jelas Khairul.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyambut baik uluran tangan dan sinergi dari pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan penuh dari BNPB sangat krusial untuk mempercepat proses evakuasi, pemenuhan logistik dasar pengungsi, serta pemulihan fasilitas publik yang lumpuh.

“Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terpadu,” pungkas Jon Firman Pandu. Rangkaian koordinasi lanjutan ini juga difokuskan pada percepatan pencarian korban hilang dan pemulihan infrastruktur pascabencana. (Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *