Kenali 4 Jenis Obat Antivirus untuk Mengatasi Flu
ilustrasi(Magnific)

PENYAKIT flu kerap datang secara tiba-tiba dan membuat tubuh terasa sangat tidak nyaman. Sejumlah gejala khas seperti demam, sakit kepala, batuk, pilek atau hidung tersumbat, nyeri otot, hingga kelelahan ekstrem dapat muncul secara bersamaan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Dibandingkan batuk pilek biasa, gejala flu umumnya muncul lebih mendadak dan terasa lebih berat.

Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza ini juga mudah menular. Penularan dapat terjadi ketika seseorang menghirup percikan dari batuk atau bersin penderita. Virus juga dapat berpindah melalui tangan atau permukaan yang terkontaminasi, kemudian masuk ketika seseorang menyentuh hidung dan mulut

Flu ringan umumnya dapat ditangani dengan istirahat, cukup minum, dan obat pereda gejala. Namun, dokter dapat meresepkan antivirus pada kondisi tertentu untuk membantu memperpendek durasi sakit dan mengurangi keparahan gejala.

Obat Antivirus untuk Membantu Mengatasi Flu

Obat antivirus bekerja dengan menghambat proses penyebaran atau perkembangbiakan virus influenza di dalam tubuh. Penggunaannya dapat membantu memperpendek durasi sakit dan menurunkan risiko penyakit menjadi lebih berat. 

Obat ini umumnya bekerja lebih optimal jika diberikan pada awal munculnya gejala, sehingga penggunaannya perlu mengikuti anjuran dokter.

1. Oseltamivir

Oseltamivir merupakan obat antivirus yang digunakan untuk menangani influenza tipe A dan B. Obat ini termasuk penghambat neuraminidase, yaitu golongan obat yang bekerja dengan menghambat protein virus yang berperan dalam penyebaran virus di dalam tubuh. Oseltamivir tersedia dalam bentuk kapsul atau cairan dan umumnya diberikan sesuai resep dokter.

2. Zanamivir

Selain oseltamivir, terdapat zanamivir yang juga termasuk penghambat neuraminidase. Obat ini digunakan untuk mengatasi maupun mencegah influenza tipe A dan B. Zanamivir diberikan dengan cara dihirup menggunakan alat khusus. 

Penggunaannya perlu diperhatikan pada orang yang memiliki gangguan pernapasan karena obat ini dapat menimbulkan batuk atau kesulitan bernapas pada sebagian orang.

3. Peramivir

Peramivir merupakan obat antivirus yang digunakan untuk menangani infeksi influenza. Obat ini bekerja dengan memperlambat penyebaran virus influenza di dalam tubuh sehingga dapat membantu mengurangi durasi gejala. 

Penggunaannya perlu mengikuti anjuran dokter dan tidak digunakan untuk mengatasi pilek biasa atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

4. Baloxavir Marboxil

Pilihan lainnya adalah baloxavir marboxil. Antivirus ini bekerja dengan menghambat enzim yang dibutuhkan virus influenza untuk memperbanyak diri. Obat tersebut diberikan secara oral dan penggunaannya paling efektif ketika dimulai pada awal munculnya gejala

Pemilihan antivirus tidak hanya berdasarkan jenis obat, tetapi juga mempertimbangkan kondisi pasien dan tingkat keparahan flu. Obat antivirus merupakan obat resep dan penggunaannya perlu mengikuti anjuran dokter, termasuk terkait jenis, dosis, serta lama pengobatan. 

(Centers for Disease Control and Prevention/Alodokter/Cleveland Clinic/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *