Pengembangan Kawasan Menguatkan Aspek Keberlanjutan
Industri properti bergeser ke konsep kota mandiri dan berkelanjuta(Dok. Paramount)

INDUSTRI properti mulai menggeser arah pengembangan dari pembangunan hunian menuju kawasan terpadu yang menggabungkan aspek lingkungan, fasilitas publik, dan kebutuhan masyarakat dalam satu ekosistem kehidupan. Konsep kota mandiri (township) dan pembangunan berkelanjutan kini menjadi strategi pengembang untuk menjawab perubahan gaya hidup.

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, mengatakan, pengembangan kawasan properti ke depan perlu menyesuaikan dengan perubahan gaya hidup masyarakat. Mereka saat ini  semakin membutuhkan lingkungan hunian yang lengkap dan berkelanjutan.

“Keberlanjutan bukan sekadar bagian dari pengembangan proyek, melainkan dedikasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kota sebagai ruang kehidupan yang lengkap, bernilai, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Norman dalam keterangannya, Kamis (17/9).

Salah satu kawasan yang dikembangkan dengan pendekatan tersebut adalah Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals di Tangerang. Kedua kawasan itu dikembangkan sebagai kota mandiri dengan menghadirkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pusat komersial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur kawasan.

Ia menjelaskan, Paramount Gading Serpong telah berkembang menjadi salah satu kawasan perkotaan baru di Tangerang dengan berbagai fasilitas, seperti rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, area usaha, serta institusi pendidikan. Sementara itu, Paramount Petals dikembangkan sebagai kawasan kota mandiri seluas sekitar 400 hektare di wilayah barat Jakarta.

Pengamat industri properti menilai konsep kota mandiri menjadi salah satu strategi pengembang dalam merespons pertumbuhan kawasan urban dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang memiliki akses lebih dekat ke berbagai fasilitas.

Selain kenyamanan, faktor keberlanjutan semakin menjadi perhatian dalam industri properti. Penerapan konsep bangunan hijau (green building), efisiensi energi, serta pengelolaan lingkungan mulai menjadi bagian dari standar baru dalam pengembangan kawasan.

Perhatian terhadap aspek keberlanjutan juga tercermin dalam ajang Hubexo Asia Awards 2026 yang menjadikan prinsip pembangunan berkelanjutan sebagai salah satu aspek penilaian. Dalam ajang tersebut, Paramount Land kembali masuk dalam daftar Top 10 Developer Awards untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Penghargaan itu bertepatan dengan 20 tahun perjalanan Paramount Land dalam mengembangkan proyek properti di Indonesia. Perusahaan menyebut momentum tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kawasan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan perubahan industri properti.

Ke depan, persaingan pengembang properti tidak hanya ditentukan oleh jumlah proyek yang dibangun, tetapi juga kemampuan menghadirkan kawasan yang memiliki nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *