
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini 16 September 2026 terpantau bergerak menguat. Meski sempat dibuka melemah, indeks berhasil berbalik arah ke zona hijau di tengah kuatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.
Pada pukul 09.15 WIB, IHSG menguat 35,64 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.496,79. Sejalan dengan itu, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 1,86 poin atau 0,29 persen ke level 652,62.
The Fed
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa pelaku pasar saat ini tengah mencermati probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada rapat FOMC September 2026. Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas tersebut telah menembus angka 92-93 persen.
Kondisi ini dipicu oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik AS-Iran, harga minyak yang melampaui 100 dolar AS per barel, serta imbal hasil (yield) US Treasury 10 tahun yang berada di level 5,04 persen. “Kondisi tersebut membuat The Fed sulit rasanya untuk tidak menaikkan tingkat suku bunganya,” ujar Nico.
Namun, terdapat sentimen positif dari diskusi perdagangan antara AS dan China mengenai pengurangan tarif barang tertentu, termasuk energi dan produk pertanian. China berkomitmen membeli 25 juta ton kedelai dari AS per tahun hingga 2028, yang memberikan harapan baru bagi stabilitas perdagangan bilateral.
Kondisi Ekonomi Domestik
Dari dalam negeri, fokus pasar tertuju pada data Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per Juli 2026 yang tercatat sebesar 453,4 miliar dolar AS, tumbuh 4,9 persen (yoy). Rasio ULN terhadap PDB berada di level 30,7 persen, yang dinilai Bank Indonesia masih tetap sehat dan terkendali.
| Indeks | Posisi | Perubahan |
|---|---|---|
| IHSG | 6.496,79 | +0,55% |
| Indeks LQ45 | 652,62 | +0,29% |
Pergerakan Bursa Regional
Penguatan IHSG terjadi di tengah tren pelemahan bursa global dan regional. Pada penutupan perdagangan Selasa (15/9), Wall Street kompak memerah dengan S&P 500 turun 0,45 persen dan Dow Jones melemah 0,63 persen. Di Asia pagi ini, mayoritas indeks juga berada di zona merah:
- Nikkei (Jepang): Melemah 0,13% ke 63.403,00
- Shanghai (China): Melemah 0,54% ke 3.864,25
- Hang Seng (Hong Kong): Melemah 1,00% ke 24.667,24
- Straits Times (Singapura): Menguat 0,20% ke 5.649,98
Secara teknikal, IHSG diprediksi masih berpotensi mengalami pelemahan terbatas dengan rentang support di level 6.440 dan resistance di level 6.600. (Ant/H-4)
