Korban Virgo Transport 8: Tangis Sang Kakak Menanti Isna di Dermaga Trisakti
Prajurit TNI AL mengevakuasi korban KMP Virgo Transport 8 menggunakan kapal patroli cepat Lanal Banjarmasin di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalsel, Selasa (15/9) .(Antara/Bayu Pratama S)

TERIK dan angin Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tak menyurutkan langkah Mira Maulida. 

Sudah tiga hari perempuan itu tak beranjak dari dermaga. Matanya menyapu setiap sudut geladak kapal evakuasi yang sandar, berharap wajah adik bungsunya, Isna Aulia, 28, muncul di antara kerumunan penyintas kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Dengan tatapan lesu dan mata berkaca-kaca, Mira terus menggenggam asa di tengah ketidakpastian proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

“Sampai saat ini adik saya belum juga ditemukan oleh Tim SAR yang terus melakukan pencarian terhadap para korban,” ucap Mira di Banjarmasin, Selasa (15/9).

Bagi warga Pelambuan, Banjarmasin Barat ini, deru mesin kapal yang mendekati dermaga menjadi sinyal harapan sekaligus kecemasan. 

Setiap kali proses evakuasi berlangsung, ia bergeming di garis depan pelabuhan, memantau dari dekat pergerakan petugas.

“Isna, kamu sudah janji untuk pulang, janjimu harus kamu tepati, dan Kakak yakin Isna bisa melewati semua ini, Kakak tetap menunggu kamu di pelabuhan ini,” katanya dengan suara terbata-bata, menahan tangis.

Ibu Kota Kalimantan Selatan kini menjadi saksi bisu penantian keluarga para korban hilang. Setiap informasi dari Posko SAR dihimpun Mira dengan teliti. Ia menolak menyerah sebelum kepastian mengenai keberadaan sang adik didapat.

“Setiap ada kapal yang mengevakuasi sandar di pelabuhan, saya selalu berdoa Isna ada di dalam rombongan para korban yang selamat itu, tapi sampai saat ini belum ada kabar itu,” tuturnya.

Mira mendesak agar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terus dilakukan secara optimal menyisir perairan Laut Jawa hingga seluruh korban ditemukan. 

Di sudut Pelabuhan Trisakti, ia memilih terus bertahan, menyandarkan asa pada doa dan kerja keras tim penyelamat. (Ant/P-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *