
TENAGA Ahli Menteri Bidang Pengembangan Skema Pembiayaan Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kementerian UMKM, Faisal Anwar, menyampaikan bahwa hadirnya Kementerian UMKM di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti keberpiahakan pemerintah terhadap sektor UMKM.
“Dengan adanya Kementerian UMKM pada pemerintahan Bapak Prabowo saat ini, menurut saya sudah tepat meskipun ini adalah kementerian yang baru, yang Insya Allah besok bulan Oktober genap dua tahun. Setidaknya ini lebih menguatkan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap sektor UMKM itu makin dipertebal,” kata Faisal pada acara Forum Komunikasi Media Kementerian UMKM yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8).
Maka dari itu, lanjut Faisal, masih banyak hal-hal yang harus diperkuat oleh Kementerian UMKM agar program untuk fondasi UMKM bisa berjalan dengan lancar ke depannya.
“Sehingga nanti di 5 tahun ke depan Kementerian UMKM siap untuk betul-betul lebih profesional lagi, lebih down to earth memaksimalkan peran bahwa Kementerian UMKM akan selalu hadir bagi para pengusaha mikro, kecil, dan menengah,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting menyebut bahwa 99% dari total 59 juta UMKM di Indonesia masih berada pada kelas mikro.
“Oleh sebab itu kita mencoba bagaimana mendampingi UMKM ini supaya kemungkinan untuk tumbuh naik kelasnya itu makin lama makin besar. Dan kalau bisa tidak perlu padam, tetapi terus bisa berkembang,” tutur Loto. (E-4)
