
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan enam pesawat angkut untuk mempercepat pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan pangan dan logistik lainnya segera sampai ke tangan warga.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa pengerahan armada udara ini telah dilakukan sejak Senin (17/8). Keenam pesawat tersebut memiliki spesifikasi angkut berat dan sedang untuk menjangkau titik-titik terdampak.
“Kekuatan pesawat terdiri atas dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737,” ujar Nyoman saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (19/8).
Rincian Distribusi Bantuan
Sejak awal penugasan, armada TNI AU telah mengangkut puluhan ton bantuan ke berbagai wilayah di NTT. Berikut adalah rincian pengiriman logistik yang telah dilakukan:
| Jenis Pesawat | Tujuan | Berat Bantuan |
|---|---|---|
| C-130J Super Hercules | Labuan Bajo | 13.500 kg |
| C-130J Super Hercules | Maumere | 13.563 kg |
| Airbus A400M | Labuan Bajo | 20.779 kg |
| 2 Unit Boeing 737 | Maumere | Masing-masing 10.000 kg |
Nyoman menambahkan, pesawat-pesawat tersebut hingga saat ini masih terus disiagakan untuk mengangkut bantuan susulan sesuai dengan kebutuhan dinamis di lapangan. TNI AU berkomitmen untuk terus mendukung operasi kemanusiaan ini hingga situasi di NTT benar-benar pulih.
“Pesawat angkut TNI AU akan terus disiagakan hingga kondisi di NTT kondusif dan keadaan masyarakat terdampak berangsur pulih,” pungkasnya. (Ant/E-3)
