5 Manfaat Zinc untuk Tubuh, dari Daya Tahan hingga Kesehatan Mata
Ilustrasi(magnifik)

SUPLEMEN zinc sering dianggap sebagai andalan untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama saat mulai merasa tidak enak badan. 

Namun, mineral ini ternyata memiliki sejumlah fungsi lain yang terjadi di dalam tubuh, mulai dari membantu penyembuhan luka hingga mendukung kesehatan mata. 

Di sisi lain, mengonsumsi zinc terlalu banyak justru dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Zinc merupakan mineral esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Menurut Cleveland Clinic, zinc berperan dalam melawan kuman, membantu penyembuhan luka, serta mendukung pertumbuhan dan pembentukan DNA serta protein. 

Sementara itu, National Institutes of Health (NIH) menyebut zinc juga diperlukan untuk menjaga fungsi sistem kekebalan dan perkembangan tubuh.

1. Membantu Sistem Kekebalan Tubuh

Salah satu fungsi utama zinc adalah mendukung sistem kekebalan. Tubuh menggunakan mineral ini untuk membantu melawan bakteri dan virus yang masuk. Zinc juga terlibat dalam pembentukan sel-sel sistem imun.

Namun, mengonsumsi suplemen zinc bukan berarti seseorang otomatis terhindar dari penyakit. Cleveland Clinic mencatat zinc tidak dapat mencegah seseorang terkena pilek, meski dalam bentuk tertentu dapat membantu mempercepat pemulihan.

2. Bisa Mempercepat Pulih dari Pilek

Zinc yang dikonsumsi saat gejala pilek mulai muncul berpotensi membantu mempercepat pemulihan sekitar dua hari, berdasarkan tinjauan 28 penelitian. 

Namun, zinc belum terbukti mengurangi keparahan gejala, dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan bentuk, dosis, serta durasi penggunaan yang paling efektif.

3. Mendukung Penyembuhan Luka

Efek lain yang mungkin terjadi adalah dukungan terhadap proses penyembuhan luka. Zinc dibutuhkan tubuh untuk membuat DNA dan protein serta menjalankan berbagai proses pertumbuhan dan perbaikan jaringan.

Cleveland Clinic mencatat penelitian menunjukkan suplemen zinc oral dapat membantu mempercepat penyembuhan luka kulit tertentu, termasuk luka pada kaki yang berkaitan dengan diabetes.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Mata

Zinc berperan dalam menjaga kesehatan mata dan, bersama vitamin serta mineral tertentu dalam formula AREDS/AREDS2, dapat membantu menurunkan risiko perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD) pada kelompok berisiko tinggi. 

Namun, suplemen zinc dosis tinggi tidak diperlukan oleh semua orang dan penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

5. Terlalu Banyak Zinc Bisa Jadi Bumerang

Di balik manfaatnya, konsumsi zinc secara berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping seperti mual, pusing, sakit kepala, gangguan pencernaan, muntah, dan kehilangan nafsu makan. 

Jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dalam jangka panjang, zinc juga dapat menyebabkan kekurangan tembaga dan magnesium, menurunkan kadar kolesterol HDL, serta mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh.

Berapa Banyak Zinc yang Dibutuhkan?

Kebutuhan zinc orang dewasa sebenarnya relatif kecil, yakni sekitar 11 mg per hari untuk pria dan 8 mg untuk perempuan, dengan batas atas 40 mg per hari dari seluruh sumber. 

Kebutuhan tersebut umumnya dapat dipenuhi melalui makanan seperti daging, seafood, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, produk susu, dan sereal fortifikasi. 

Karena itu, suplemen zinc sebaiknya tidak dikonsumsi sembarangan, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh, terutama karena zinc dapat berinteraksi dengan sejumlah obat, termasuk beberapa antibiotik.

Sumber: Cleveland Clinic, National Institutes of Health (NIH)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *