
MEMELIHARA tanaman hias di dalam ruangan (indoor) kini makin digandrungi untuk mempercantik estetika rumah sekaligus menyegarkan suasana. Namun, bagi pemula atau individu dengan kesibukan tinggi, kekhawatiran akan tanaman yang cepat layu sering kali menjadi kendala utama.
Ahli botani dari North Carolina State University, Scott Zona, membagikan rekomendasi sejumlah jenis tanaman hias indoor yang dikenal memilik daya tahan tinggi (low-maintenance), tahan terhadap jadwal penyiraman yang tidak teratur, serta fleksibel terhadap intensitas cahaya ruangan.
“Kunci utama merawat tanaman hias adalah memahami habitat aslinya. Penyiraman yang berlebihan (overwatering) atau pemberian pupuk yang terlalu sering justru menjadi pemicu utama pembusukan akar dan kematian tanaman,” ujar Scott Zona, sebagaimana dikutip dari Real Simple.
Berikut adalah lima pilihan tanaman hias indoor yang cocok untuk pemula dan pemilih waktu terbatas:
1. Tanaman Tombak Afrika (Dracaena angolensis):
Sukulen unik berdaun panjang dan tegak ini sangat hemat air. Pada musim panas, penyiraman cukup dilakukan dua minggu sekali, sedangkan pada musim dingin cukup sebulan sekali. Membutuhkan media tanam dengan drainase yang sangat baik agar akar tidak terendam.
2. Tanaman ZZ (Zamioculcas zamiifolia):
Terkenal tangguh dan sanggup bertahan di ruangan berpencahayaan rendah (low light). Tanah harus dibiarkan benar-benar mengering di antara jadwal penyiraman untuk mencegah busuk akar.
3. Tanaman Karet Mini (Peperomia obtusifolia):
Memiliki daun tebal yang berfungsi menyimpan cadangan air. Sangat pas untuk menghiasi meja kerja atau sudut ruangan. Mampu bertahan beberapa bulan meski dalam kondisi pencahayaan minim.
4. Golden Pothos / Sirih Gading (Epipremnum aureum):
Tanaman merambat favorit yang sangat toleran terhadap lingkungan indoor. Dapat tumbuh subur di area dengan cahaya terang tidak langsung maupun pencahayaan rendah.
5. Aglaonema / Sri Rejeki (Aglaonema):
Menawarkan keindahan corak dan variasi warna daun. Mampu beradaptasi dengan udara kering ruangan, meskipun lebih menyukai kelembapan udara hangat.
(Ant/P-4)
