Pengembangan Fasilitas Logistik Modern Perkuat Rantai Pasok Indonesia
.(Dok Istimewa )

ESR, perusahaan pengelola dan pemilik aset real estate yang berfokus di kawasan Asia-Pasifik, bersama Indonesia Investment Authority (INA) dan sejumlah mitra pemodal, memperluas investasi di sektor logistik Indonesia melalui pembangunan dua fasilitas pergudangan modern di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kedua proyek tersebut berada di koridor industri timur Jabodetabek dan dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan industri manufaktur, distribusi serta rantai pasok nasional dalam jangka panjang.

Head of Southeast Asia ESR, Jai Mirpuri mengatakan bahwa investasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan INA sekaligus merespons permintaan pasar terhadap fasilitas logistik dengan spesifikasi yang semakin tinggi.

“Kami sangat antusias untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan INA, setelah baru-baru ini berhasil melakukan realisasi investasi yang sukses bagi mereka di Indonesia. Kami terus melihat tingginya permintaan pasar dari para pelanggan, baik di sektor manufaktur maupun logistik, dan pembangunan fasilitas-fasilitas baru di kawasan Jabodetabek ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang,” kata Jai Mirpuri dalam keterangannya, Selasa (11/8).

Salah satu proyek, ESR Cikarang Logistics Park 4, resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking. Fasilitas industri dan logistik Grade A tersebut dibangun di Kawasan Industri Jababeka dan ditargetkan rampung pada 2027.

Setelah beroperasi, ESR Cikarang Logistics Park 4 akan menjadi salah satu fasilitas pergudangan modern terbesar di kawasan Jababeka yang diperuntukkan bagi penyewa pihak ketiga atau non-captive. Fasilitas ini menyasar kebutuhan perusahaan 3PL internasional dan regional serta perusahaan manufaktur multinasional yang membutuhkan lokasi dengan akses strategis ke kawasan industri dan jaringan rantai pasok.

Sementara itu, proyek kedua adalah ESR Cibitung Distribution Hub yang akan dibangun di MM2100 Industrial Town, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Fasilitas logistik Grade A dengan konsep tiga lantai tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

ESR Cibitung Distribution Hub dirancang untuk mendukung kebutuhan pergudangan perusahaan manufaktur maupun distribusi regional. Kehadiran kedua proyek diharapkan menambah kapasitas infrastruktur logistik modern di tengah meningkatnya aktivitas industri di kawasan timur Jabodetabek.

“Pembangunan ini berada pada posisi yang strategis untuk memenuhi permintaan pelanggan yang membutuhkan aset berskala lebih besar dengan spesifikasi yang lebih tinggi di kawasan logistik strategis, yang dilengkapi dengan fitur-fitur pendukung otomatisasi, efisiensi operasional dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Direktur INA, Oki Ramadhana menilai pengembangan kedua fasilitas tersebut memperkuat posisi INA dan ESR di sektor pergudangan modern Indonesia yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan.

“Sejak menjalin kemitraan dengan ESR pada tahun 2023, kami terus memperkuat kolaborasi kami di Indonesia. Berlokasi strategis di dua kawasan industri terkemuka di koridor industri wilayah timur Jabodetabek, proyek-proyek pengembangan ini merupakan investasi strategis di pasar pergudangan modern Indonesia yang tingkat penetrasinya masih rendah, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang di sektor ini,” ujar Oki.

Dari sisi spesifikasi, kedua fasilitas akan dibangun dengan standar teknis tinggi. Gudang tersebut akan memiliki jarak bebas vertikal yang tinggi serta kapasitas daya dukung lantai yang diperkuat untuk menunjang penggunaan teknologi otomasi dan kebutuhan operasional pelanggan.

Aspek efisiensi energi dan keberlanjutan juga menjadi bagian dari desain bangunan. Fasilitas akan memanfaatkan pencahayaan dan ventilasi alami, pembangkit energi terbarukan di lokasi, serta sistem proteksi kebakaran yang mengacu pada standar industri terkemuka.

“Keahlian sektoral ESR yang mendalam serta rekam jejak eksekusi yang telah terbukti dalam seluruh proses dan manajemen siklus aset menjadi fondasi yang kuat untuk menghadirkan fasilitas berkualitas tinggi dengan lokasi strategis yang mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah. Bersama-sama, kami berupaya memperkuat infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri Indonesia,” lanjut Oki.

Pengembangan dua fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketersediaan ruang pergudangan modern, tetapi juga memperkuat ekosistem industri dan rantai pasok Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan manufaktur dan distribusi regional. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *