Sering Begadang Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes
ilustrasi(Magnific)

BAGI sebagian orang, malam hari adalah waktu paling produktif dan tenang untuk menyelesaikan pekerjaan atau menikmati waktu luang. Namun, kebiasaan menjadi seorang yang terbiasa tidur larut malam (night owl) dan bangun siang ternyata menyimpan harga mahal bagi kesehatan jangka panjang.

Sejumlah penelitian kesehatan global secara konsisten menunjukkan bahwa orang-orang yang mengidentifikasikan diri sebagai night owl rentan menghadapi risiko gangguan kardiovaskular dan metabolik yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang terbiasa bangun pagi (early birds).

Ancaman bagi Jantung dan Risiko Diabetes

Data dari berbagai studi epidemiologi besar menyoroti bahwa pola tidur yang tidak selaras dengan ritme sirkadian alami tubuh dapat memicu dampak sistemik. Beberapa risiko kesehatan utama yang kerap mengintai para penyuka begadang meliputi:

  • Peningkatan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke: Beberapa riset menunjukkan bahwa individu dengan kronotipe malam hari memiliki persentase risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke akibat tekanan darah dan detak jantung yang kurang selaras dengan siklus terang-gelap alami tubuh.
  • Kerentanan Terhadap Diabetes Tipe 2: Kebiasaan tidur larut malam sering kali berkaitan dengan gangguan metabolisme glukosa serta resistensi insulin, yang menjadi pemicu utama diabetes.
  • Pola Hidup dan Waktu Makan yang Kurang Sehat: Night owl cenderung lebih sering mengonsumsi makanan larut malam (late-night snacking), merokok, atau kurang beraktivitas fisik di pagi hari, yang secara akumulatif memperburuk kesehatan metabolik.

Meskipun faktor genetik turut menentukan kecenderungan seseorang menjadi penyuka malam, para ahli menyarankan agar para night owl tetap dapat melindungi kesehatan mereka. Langkah-langkah preventif seperti menjaga konsistensi jam tidur, menghindari makan berat menjelang tengah malam, serta rutin berolahraga di siang hari dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan mayor tersebut.

(MindBodyGreen/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *