
ORGANISASI nirlaba hukum lingkungan internasional, ClientEarth, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung ambisi pemerintah Indonesia dalam mencapai target ekonomi nol emisi karbon (net-zero emission) pada tahun 2060.
Selama dua tahun ke depan, kedua organisasi akan fokus menyusun kerangka kerja komprehensif guna mempercepat implementasi energi terbarukan dan transisi energi berkeadilan. Penguatan akan dilakukan pada lima pilar utama: pendanaan, hukum, kebijakan, regulasi, serta tata kelola.
Hambatan Transisi Energi di Indonesia
Langkah Indonesia menuju Net-Zero 2060 menghadapi sejumlah tantangan struktural yang menghambat akselerasi energi terbarukan. Kerja sama ini mengidentifikasi beberapa rintangan utama yang perlu segera diatasi, antara lain:
- Proses lisensi dan perizinan yang memakan waktu lama.
- Jalur birokrasi yang tidak efisien.
- Kebutuhan modal investasi yang sangat besar.
- Ketidakpastian hukum yang berdampak pada kelayakan finansial (bankability) proyek.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, ClientEarth dan CPI menekankan pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan multidisiplin ilmu, mulai dari sains, keuangan, hingga hukum. Kolaborasi ini juga akan melibatkan sinergi antara badan pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta.
Fokus Kolaborasi dan Analisis Data
Dalam implementasinya, kedua lembaga akan menelaah kerangka kebijakan fiskal dan mengevaluasi implikasi finansial dari berbagai skenario kebijakan. Hasil analisis berbasis data ini nantinya akan direkomendasikan kepada para pembuat kebijakan sebagai panduan strategis.
| Bidang Kerja Sama | Aktivitas Utama |
|---|---|
| Riset & Analisis | Kajian legal, kebijakan, keuangan, dan ekonomi terkait energi terbarukan. |
| Advokasi Kebijakan | Rekomendasi berbasis data untuk reformasi regulasi dan kebijakan fiskal. |
| Kapasitas & Jejaring | Diskusi pemangku kepentingan, lokakarya, dan seminar pertukaran pengetahuan. |
Pernyataan Pimpinan
Adam Weiss, Chief Programmes and Impact Officer ClientEarth, menyatakan bahwa MoU ini merupakan langkah signifikan dalam membentuk kebijakan fiskal yang mendukung transisi energi. “Kami berkolaborasi dengan CPI untuk mengadvokasi reformasi kebijakan kepada pembuat kebijakan demi aksi kolektif yang nyata,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur CPI Indonesia, Tiza Mafira, menegaskan bahwa keberhasilan net-zero tidak hanya bergantung pada mobilisasi dana, tetapi juga pada fondasi hukum yang kuat. “Kolaborasi ini menegaskan komitmen kami dalam mendukung kebijakan berbasis data dan reformasi regulasi yang meyakinkan investor, sembari memastikan transisi tersebut adil dan transparan,” pungkas Tiza.
Kerja sama ini diharapkan dapat memupuk pertukaran pengetahuan untuk mengatasi hambatan regulasi dan keuangan korporat dalam mempercepat transisi energi hijau di Indonesia.
