El Nino, Petani di Pidie Aceh makin Tertarik Menanam Bawang Merah
Imum Mukim Gigieng bersama Kasubbag Program dan Keuangan Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

FENOMENA El Nino telah menghantui berbagai kawasan di Tanah Air. Pasalnya, suhu cuaca sangat panas dan krisis curah hujan luar biasa menjadi ancaman terhadap lahan pertanian. 

Namun, di sebagian Provinsi Aceh, fenomena El Nino disikapi dengan bijak serta cukup bersahabat oleh sebagian warga petani. Meskipun krisis sumber air dan bahkan langka, tetapi semangat petani tidak pernah kendur. 

Di Kabupaten Pidie, misalnya menyikapi fenomena El Nino dan kemarau panjang warga ramai-ramai beralih dari tanaman padi ke bawang merah. Menanam tanaman bawang merah itu makin diminati oleh warga sekitar. 

Antara lain di Kecamatan Simpang Tiga, lahan bawang merah yang pada tahun sebelumnya seluas sekitar 50 hektare (ha) sekarang bertambah menjadi sekitar 200 ha. Sebab, menanam bawang merah di musim kemarau memiliki hasil produksi panen yang semakin menjanjikan. 

Apalagi di tengah musim El Nino seperti sekarang. Dibandingkan dengan padi yang membutuhkan banyak air, untuk tanaman bawang merah lebih tahan kering atau cukup dengan cara disiram satu atau dua kali setiap hari. 

“Selain harga sangat menjanjikan, bawang merah juga lebih tahan kekeringan. Lalu hasil produksi panen bawang merah di sini berkisar satu banding 17 hingga 25. Satu kilogram benih bawang merah yang sudah ditanam bisa menghasilkan 17 hingga 25 kali lipat,” kata Muhammad bin Abubakar, Imum Mukim (tokoh adat beberapa desa) Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie. 

Kasubbag Program dan Keuangan Kecamatan Simpang Tiga, Mustamar Arifina kepada Media Indonesia, Rabu (29/7) mengatakan, luas lahan bawang merah yang mencapai 200 ha itu tersebar di 52 desa. Lalu terbagi dalam empat mukim (wilayah adat) di Simpang Tiga. 

“Semakin gemar warga menanam bawang merah, selain harga tinggi, usia panennya pun lebih cepat,” tutur Mustamar. (MR/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *