
SHOLAT Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seorang Muslim memasuki masjid sebagai bentuk penghormatan kepada masjid dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sholat ini biasanya dilakukan sebanyak dua rakaat sebelum seseorang duduk di dalam masjid.
Kata tahiyatul berarti penghormatan, sedangkan masjid berarti tempat sujud atau tempat ibadah. Jadi, Sholat Tahiyatul Masjid dapat diartikan sebagai sholat penghormatan terhadap masjid.
Bacaan Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ تَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Usholli sunnata tahiyyatil masjidi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
Artinya
“Aku berniat sholat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Sholat Tahiyatul Masjid dilakukan seperti sholat sunnah pada umumnya dengan dua rakaat. Berikut tata caranya:
1. Berwudhu dan Masuk Masjid
Sebelum masuk masjid, dianjurkan dalam keadaan suci. Ketika memasuki masjid, dahulukan kaki kanan dan membaca doa masuk masjid.
2. Membaca Niat
Berdiri menghadap kiblat, kemudian niatkan dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat karena Allah SWT.
3. Takbiratul Ihram
Angkat kedua tangan dan membaca Allahu Akbar. Kemudian membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca Surah Al-Fatihah.
4. Membaca Surah Setelah Al-Fatihah
Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca surah pendek dari Al-Qur’an.
5. Rukuk
Melakukan rukuk dengan tenang sambil membaca tasbih rukuk. Subhaana rabbiyal ‘azhiim.
6. I’tidal
Bangkit dari rukuk dan membaca Sami‘allaahu liman hamidah. Dilanjutkan Rabbanaa wa lakal hamd.
7. Sujud Pertama
Melakukan sujud dan membaca Subhaana rabbiyal a‘laa.
8. Duduk di Antara Dua Sujud
Membaca doa duduk di antara dua sujud.
9. Sujud Kedua
Melakukan sujud kedua, kemudian berdiri untuk rakaat kedua.
10. Rakaat Kedua
Pada rakaat kedua, lakukan gerakan seperti rakaat pertama membaca Al-Fatihah, membaca surah pendek, rukuk, i’tidal, dua kali sujud, duduk tasyahud akhir.
11. Salam
Mengakhiri sholat dengan salam Assalaamu‘alaikum warahmatullaah. Salam dilakukan ke kanan dan kemudian ke kiri.
- Menunjukkan penghormatan kepada masjid.
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Menambah amalan sunnah.
- Melatih kebiasaan beribadah sebelum melakukan aktivitas di masjid.
Sholat Tahiyatul Masjid dapat dilakukan kapan saja ketika memasuki masjid dan sebelum duduk. Namun, sholat ini tidak dilakukan pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat sunnah, seperti setelah sholat Subuh hingga matahari terbit dan setelah sholat Asar hingga matahari terbenam. (Z-4)
Sumber: mozaikislam, rumahzakat
