Akuisisi Jadi Jalan Perluas Pasar
ilustrasi akuisisi memperluas pasar.(MI)

AKSI akuisisi di industri makanan dan minuman kini tidak lagi sekadar bertujuan memperbesar skala usaha. Langkah tersebut juga dimanfaatkan untuk memperluas jaringan distribusi, mengembangkan produk baru, serta mempercepat ekspansi ke pasar regional. Strategi ini semakin banyak diterapkan perusahaan guna memperkuat daya saing di tengah ketatnya persaingan industri makanan ringan di Asia Tenggara.

Pendekatan tersebut mulai terlihat dari kolaborasi yang dibangun Momogi Group setelah mengakuisisi perusahaan konfeksioneri asal Vietnam, Bibica Corporation, pada 2026. Sinergi kedua perusahaan kini diwujudkan melalui pengembangan portofolio produk, penguatan jaringan distribusi, hingga pemanfaatan keahlian masing-masing untuk memperkokoh posisi di pasar Vietnam dan Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Bibica National Customer Conference 2026 yang digelar baru-baru ini di The Empyrean Cam Ranh Beach Resort, Khanh Hoa, Vietnam. Acara tahunan itu dihadiri sekitar 250 peserta, termasuk sekitar 120 pemilik dan perwakilan distributor General Trade (GT) dari berbagai wilayah di Vietnam, jajaran manajemen Bibica, serta pimpinan divisi Sales, Marketing, Planning, Research and Development (R&D), Quality Assurance, Factory, Export, dan Human Resources.

Selain menjadi ajang mempererat hubungan dengan para distributor yang selama ini berperan penting dalam penjualan, konferensi tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan arah pengembangan bisnis Bibica setelah resmi menjadi bagian dari Momogi Group.

Pada kesempatan itu, Bibica memperkenalkan sejumlah produk yang akan menjadi fokus pengembangan perusahaan, seperti Mooncake Collection 2026, Tet Festival Collection 2027, generasi terbaru Hura Sponge Cake, lini nutrisi Quasure dengan konsep *No Added Sugar*, inovasi terbaru dari merek Zoo, hingga kategori produk Momogi yang mulai dipasarkan di Vietnam.

Masuknya produk-produk Momogi menjadi salah satu bentuk implementasi sinergi pasca-akuisisi. Kehadiran merek makanan ringan asal Indonesia tersebut diharapkan dapat melengkapi portofolio Bibica sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen di Vietnam.

Kerja sama kedua perusahaan juga mencakup pertukaran keahlian dalam pengembangan produk, inovasi, dan penguatan sistem distribusi di Indonesia maupun Vietnam. Melalui kolaborasi tersebut, keduanya berupaya meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di pasar Asia Tenggara.

Dampak strategi itu mulai terlihat pada kinerja Bibica. Hingga semester pertama 2026, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh peluncuran produk baru, penguatan distribusi, serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap berbagai merek yang dimiliki perusahaan.

Kategori Mooncake dan Tet Festival menjadi kontributor utama dengan sumbangan sekitar VND400 miliar terhadap pendapatan tahunan Bibica. Sementara itu, Hura masih menjadi merek penyumbang pendapatan terbesar, sedangkan Zoo mencatat pertumbuhan rata-rata 22 persen per tahun sepanjang 2022 hingga 2025.

Di sisi lain, Bibica juga terus memperluas lini produk bernutrisi melalui Quasure yang menawarkan produk tanpa tambahan gula sebagai respons terhadap meningkatnya minat masyarakat Vietnam terhadap pola hidup sehat.

Dalam konferensi tersebut, Momogi juga diperkenalkan sebagai salah satu pendorong pertumbuhan baru bagi Bibica. Kombinasi inovasi produk dan kekuatan jaringan distribusi kedua perusahaan diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.

Direktur Momogi Group, Servin Njoo, mengatakan Bibica National Customer Conference 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan dengan para distributor sekaligus memperkenalkan inovasi yang akan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

“Kami melihat Bibica National Customer Conference sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan dengan para mitra distributor sekaligus memperkenalkan inovasi yang akan mendorong pertumbuhan bisnis ke depan. Antusiasme yang ditunjukkan para distributor semakin memperkuat keyakinan kami terhadap potensi pasar Vietnam dan prospek pertumbuhan Bibica di masa mendatang,” ujarnya dikutip pada Kamis (23/7).

Menurut Servin, akuisisi Bibica merupakan bagian dari strategi jangka panjang Momogi Group dalam membangun fondasi bisnis yang lebih kuat di kawasan Asia Tenggara.

Ia menjelaskan, sejak Bibica bergabung ke dalam grup, berbagai program sinergi terus dijalankan, mulai dari pertukaran portofolio produk, kolaborasi inovasi, hingga penguatan jaringan distribusi di Indonesia dan Vietnam.

“Kami percaya kolaborasi ini tidak hanya akan memperkuat daya saing kedua perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan di kawasan Asia Tenggara,” kata Servin.

Melalui sinergi lintas negara tersebut, Momogi Group menargetkan pengembangan inovasi produk, integrasi jaringan distribusi, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisinya di industri makanan ringan kawasan Asia Tenggara. (Iam/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *