
SEJUMLAH delegasi resmi dari berbagai negara mulai tiba di ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (3/7), untuk menghadiri rangkaian upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Kedatangan para pemimpin dunia ini menyusul tewasnya Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.
Berdasarkan laporan stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, sejumlah pejabat tinggi yang telah mendarat di Teheran meliputi Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Wilayah Kurdistan Nechirvan Barzani, hingga Ketua Parlemen Uzbekistan Nuriddin Ismoilov. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga hadir memimpin delegasi resmi negaranya.
Selain kepala negara, media Iran melaporkan kehadiran perwakilan dari berbagai kelompok dan organisasi internasional, di antaranya:
- Delegasi ulama dari Palestina dan Rusia.
- Perwakilan partai politik dari Turki dan Libanon.
- Utusan dari India dan kelompok Muslim Syiah Thailand.
- Anggota parlemen dan perwakilan Partai Republik Bulgaria.
- Anggota kelompok Hizbullah Libanon yang menggelar upacara perpisahan khusus.
Upacara peringatan resmi yang dihadiri para kepala negara dan pemimpin agama dijadwalkan berlangsung pada Jumat ini. Namun, rangkaian prosesi penghormatan terakhir akan berlangsung selama satu pekan penuh di beberapa lokasi strategis.
- Jumat (3/7) – Minggu (5/7): Upacara penghormatan dan peringatan resmi di Teheran.
- Senin (6/7): Prosesi pemakaman utama di Teheran.
- Selasa (7/7): Prosesi pemakaman di kota suci Qom.
- Rabu (8/7): Upacara di Irak (Baghdad, Najaf, dan Karbala) untuk penghormatan di makam suci umat Syiah.
- Kamis (9/7): Pemakaman akhir di Kompleks Makam Imam Ali Reza, Mashhad.
Kematian Ali Khamenei telah memicu ketegangan regional yang signifikan selama beberapa pekan terakhir. Kehadiran delegasi asing yang terus berdatangan sepanjang hari ini menunjukkan dampak geopolitik yang luas dari peristiwa tersebut. Pihak berwenang Iran memperkirakan jumlah pelayat internasional akan terus bertambah hingga puncak prosesi pemakaman di Mashhad pada Kamis mendatang. (Anadolu/Ant/I-1)
