Kampus Pusat Data 240 MW Mulai Dibangun di Bekasi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Princeton Digital Group (PDG) hari ini melakukan peletakan batu pertama untuk JC4, kampus pusat data hyperscale berkapasitas 240 MW terbarunya di Jabodetabek.

Berlokasi di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) di Kabupaten Bekasi, JC4 berjarak sekitar 1,7 km dari kampus JC3 PDG yang telah beroperasi. Kedua lokasi dirancang untuk berbagi infrastruktur kelistrikan dan konektivitas, sehingga meningkatkan efisiensi serta ketahanan operasional. Selengkapnya tentang JC4 di sini.

“Seiring dengan semakin berkembangnya pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mentransformasi berbagai industri dan mempercepat inovasi, kebutuhan akan infrastruktur digital berperforma tinggi menjadi semakin penting,” jelas Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital, Komdigi.

“Dalam konteks ini, pembangunan kampus hyperscale JC4 berkapasitas 240 MW oleh PDG merupakan investasi strategis yang semakin memperkuat kesiapan Indonesia dalam memasuki era transformasi digital berikutnya,” lanjutnya. 

Sebelumnya diberitakan, Princeton Digital Group (PDG) terbaru menghimpun pendanaan sekitar US$856 juta untuk memperbesar kapasitas pusat data hyperscale di Indonesia. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan kampus pusat data JC3 berkapasitas 120 megawatt (MW), sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pasar strategis industri pusat data atau data center di kawasan. 

Pendanaan terdiri atas fasilitas sindikasi sebesar US$456 juta setara Rp7,79 triliun (kurs Rp17.100 per dolar AS) yang sepenuhnya dijamin oleh konsorsium lima bank internasional, yakni DBS, HSBC, Maybank, SMBC, dan Standard Chartered. Selain itu, terdapat tambahan fasilitas pembiayaan sekitar US$400 juta yang masih dalam proses.

Ekspansi perusahaan hyperscaler global di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap operator pusat data yang mampu menghadirkan kapasitas besar dengan standar internasional dan kecepatan pembangunan tinggi.

PDG telah memiliki portofolio pusat data sebesar 400 MW di Indonesia. Perusahaan juga tengah memperluas jejak operasional melalui pengembangan proyek JC3, peluncuran JC4, investasi energi terbarukan, serta penguatan konektivitas digital. Secara regional, total portofolio PDG telah melampaui 1,8 gigawatt (GW) yang tersebar di tujuh negara Asia.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *