BRI RO 09 Bandung Luncurkan KPR Bunga Berjenjang, Tawarkan Cicilan Ringan di Awal Kredit
Regional Consumer Banking Head BRI RO 09 Bandung, Rindra Setyawan, memaparkan program kepemilikan hunian. Melalui program KPR Suku Bunga Berjenjang.(MI/Naviandri)

BANK Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office (RO) 09 Bandung menghadirkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Suku Bunga Berjenjang sebagai solusi kepemilikan hunian di tengah dinamika ekonomi dan kenaikan suku bunga acuan. Program tersebut menawarkan bunga tetap yang rendah pada tahun-tahun awal kredit sehingga memberikan kepastian cicilan bagi masyarakat.

Regional Consumer Banking Head BRI RO 09 Bandung, Rindra Setyawan, di Bandung, Jumat (3/7), mengatakan program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat tetap dapat memiliki rumah meski kondisi pasar sedang dipengaruhi kenaikan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

“Kami memahami tantangan daya beli yang dihadapi masyarakat saat ini. Oleh karena itu, melalui program KPR Suku Bunga Berjenjang, BRI memberikan kepastian arus kas bagi nasabah sejak awal masa pinjaman, sehingga mereka dapat melakukan perencanaan keuangan jangka panjang tanpa perlu cemas terhadap fluktuasi suku bunga pasar,” ujar Rindra.

Menurut dia, memasuki paruh kedua 2026, industri perbankan menghadapi tantangan akibat kenaikan BI Rate menjadi 5,75% pada Juni 2026 yang turut mendorong kenaikan suku bunga kredit. Kondisi tersebut membuat sebagian calon pembeli rumah memilih menunda pembelian karena khawatir cicilan akan meningkat di masa mendatang.

Meski demikian, Rindra menilai prospek ekonomi Jawa Barat masih cukup positif. Pada Triwulan I-2026, ekonomi provinsi tersebut tumbuh 5,79% secara tahunan dengan inflasi tetap berada pada kisaran sasaran 2,5%. Kondisi tersebut menjadi modal bagi sektor properti untuk terus berkembang apabila didukung skema pembiayaan yang tepat.

BRI RO 09 Bandung menawarkan KPR Suku Bunga Berjenjang dengan pilihan tenor 15 tahun dan 20 tahun. Untuk tenor 15 tahun, bunga ditetapkan sebesar 4% tetap pada tiga tahun pertama. Selanjutnya bunga menjadi 8 persen pada tahun keempat hingga keenam, 9,5% pada tahun ketujuh hingga kesepuluh, dan 9,75% hingga kredit berakhir.

Sementara itu, untuk tenor 20 tahun, bunga juga dipatok 4 persen pada tiga tahun pertama, kemudian menjadi 8,5 persen pada tahun keempat hingga kesepuluh, serta 9,75% pada tahun kesebelas hingga tahun ke-20.

“Dengan skema berjenjang ini, nasabah mendapatkan keuntungan maksimal berupa beban cicilan awal yang sangat rendah saat mereka baru mulai menata keuangan keluarga atau karier,” kata Rindra.

PERKUAT PENYALURAN FLPP

Selain KPR komersial, BRI juga terus memperkuat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut menawarkan suku bunga tetap 5 persen hingga tenor 20 tahun dengan dukungan subsidi pemerintah, sehingga cicilan tidak terpengaruh perubahan kondisi ekonomi.

Rindra mengatakan BRI RO 09 Bandung juga memperluas akses pembiayaan melalui kerja sama dengan sejumlah pengembang properti di Bandung Raya, mulai dari pengembang Tier 1 hingga Tier 3. Pembiayaan KPR komersial difokuskan pada kawasan hunian strategis seperti Kota Baru Parahyangan, Podomoro Park, dan Summarecon Bandung yang dinilai memiliki prospek investasi jangka panjang.

Hingga Triwulan II-2026, portofolio bisnis konsumer BRI RO 09 Bandung mencatat outstanding sebesar Rp19,3 triliun. Dari jumlah tersebut, pembiayaan KPR komersial menyumbang Rp3,8 triliun atau sekitar 20 persen, sedangkan KPR FLPP mencapai Rp555 miliar atau sekitar 3 persen dari total portofolio.

Rindra menegaskan BRI akan terus menjalankan penyaluran kredit secara hati-hati sekaligus mendukung pertumbuhan sektor properti di Jawa Barat.

“Melalui keunggulan produk KPR Berjenjang dan komitmen penyaluran kredit yang pruden, BRI optimistis dapat terus menggerakkan sektor riil properti sekaligus menjaga asa masyarakat Jawa Barat untuk memiliki hunian yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujarnya. (E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *