
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) memperingatkan masyarakat di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten untuk menghindari paparan asap akibat kebakaran guna mencegah dampak buruk bagi kesehatan.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) KLH, Rasio Ridho Sani, mengungkapkan bahwa kualitas udara di lokasi kebakaran telah masuk dalam kategori sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan pemantauan pada Kamis (2/7), konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di lokasi mencapai 1.000 mikrogram per meter kubik.
Angka tersebut melonjak tajam dan jauh melampaui ambang batas baku mutu harian nasional yang ditetapkan sebesar 55 mikrogram per meter kubik. Selain PM2.5, parameter PM10 juga tercatat menyentuh angka 750 dari baku mutu ideal sebesar 75.
Peringatan Kesehatan: KLH mengimbau warga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) minimal berupa masker dan tidak mendekat ke lokasi kebakaran jika tidak memiliki kepentingan mendesak untuk menghindari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Bahaya Plastik dan Gas Metana
Rasio Ridho Sani menjelaskan bahwa polusi udara dari kebakaran TPA Jatiwaringin memiliki karakteristik yang lebih berbahaya dibandingkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini disebabkan oleh kandungan material yang terbakar di gunungan sampah.
“Dampak kualitas udaranya lebih parah karena ada biomassa, gas metana, serta plastik. Plastik yang terbakar menghasilkan parameter nitrogen oksida (NOx) dan sulfur oksida (SOx) yang berdampak langsung pada kesehatan,” ujar Rasio di Tangerang.
Optimalisasi Pemadaman Udara dan Darat
Di sisi lain, upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyatakan pihaknya mengerahkan helikopter water bombing untuk menyiram titik api dari udara.
Operasi pengeboman air ini baru aktif secara penuh sejak Rabu kemarin dan akan terus dimaksimalkan untuk meminimalkan kobaran api di puncak tumpukan sampah yang sulit dijangkau petugas darat.
Selain jalur udara, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah melakukan langkah teknis di lapangan dengan membuka jalur terobos untuk memadamkan kebakaran TPA Jatiwaringin. “Kami sedang membuat jalan agar kendaraan pemadam kebakaran atau selang petugas bisa menerobos gunungan sampah hingga mencapai titik api di bagian dalam,” pungkas Djohan.
| Parameter Polusi | Hasil Ukur TPA | Baku Mutu Nasional |
|---|---|---|
| PM2.5 (Partikulat Halus) | 1.000 µg/m³ | 55 µg/m³ |
| PM10 | 750 µg/m³ | 75 µg/m³ |
(Ant/H-4)
