BPBD Ciamis Distribusikan Air Bersih bagi Warga di Kecamatan Banjarsari
BPBD Kabupaten Ciamis distribusikan 4.000 liter air bersih diperuntukkan bagi 140 Kepala Keluarga di Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.(Dok Istimewa)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis distribusikan 4.000 liter air bersih diperuntukkan bagi 140 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pendistribusian air bersih membuat warga antre membawa ember, galon, jerigen dan jolang setelah di drop memakai torn.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengatakan, musim kemarau yang terjadi sejak April hingga Juli 2026 mulai dirasakan oleh warga karena sumur yang mereka miliki kering dan kekurangan air. Namun, pendistribusian air dilakukannya dengan cara didrop memakai torn supaya warga dapat mengisi dari lokasi tersebut.

“Kami distribusikan air bersih di Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari bagi 140 Kepala Keluarga (KK) atau 429 jiwa. Karena, kebutuhan air paling banyak dibutuhkan untuk masak, minum dan penyaluran akan dilakukan bagi warga mengingat musim kemarau tahun ini paling panjang,” ujar Ani Supiani, Kamis (2/7/2026).

Menurut Ani, musim kemarau panjang yang terjadi telah membuat banyak warga gerah lantaran cuaca makin panas terjadi siang hingga malam membuat mereka harus cari pohon rindang. Namun, kemarau panjang banyak sumur warga dalam kondisi kering dan BPBD akan berupaya distribusikan air ke lokasi terdampak sesuai permintaan dari Kepala Desa.

“Musim kemarau panjang membuat banyak sumur milik warga dalam kondisi kering hingga membuat mereka kekurangan air bersih terutama untuk masak, minum, cuci pirang. Akan tetapi, pendistribusian air ke Dusun Panamun, Desa Kawasen sesuai permintaan tapi BPBD Ciamis siap siaga selama 24 jam melayani warga,” katanya.

Menurutnya, pendistribusian air bersih bagi warga terdampak akan dilakukan sesuai laporan pengajuan, karena musim kemarau panjang dapat menyebabkan kebutuhan air bersih menyusut. Namun, berbagai langkah tetap distribusikan air bersih dan bagi warga diminta supaya menghemat kebutuhan tersebut.

“Untuk kebutuhan air bersih masih tetap dipersiapkan dan kalau ada yang kurang akan dikirim kembali sesuai permohonan. Karena, permohonan yang diterima BPBD menjadi dasar laporan pengiriman air tepat sasaran terutama warga penerima lantaran kekurangan air bersih merata setiap daerah,” pungkasnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *