
PEMBALAP muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima kenyataan pahit pada seri Moto3 Belanda 2026. Bertanding di Sirkuit Assen pada Minggu (28/6) WIB, pembalap andalan Honda Team Asia ini gagal menyentuh garis finis setelah mengalami insiden kecelakaan di tengah persaingan sengit barisan terdepan.
Jalannya balapan bagi Veda dimulai dengan tantangan berat. Mengawali start dengan kurang mulus, posisi pembalap asal Gunungkidul ini sempat melorot hingga urutan kesembilan. Namun, momentum kebangkitan muncul pada lap kedua pascainsiden yang melibatkan Alvaro Carpe dan Adrian Cruces.
Memasuki lap ketiga, Veda menunjukkan kecepatan impresif dengan merangsek ke posisi tiga besar, membayangi David Almansa dan Maximo Quiles. Puncaknya, pada lap kelima, pembalap berusia 17 tahun tersebut sempat mengambil alih pimpinan balapan sebelum akhirnya kembali tergeser oleh Almansa.
Nasib buruk mulai menghampiri Veda pada lap ketujuh. Posisinya perlahan melorot dan puncaknya ia terjatuh di tikungan empat. Meski sempat berusaha bangkit untuk melanjutkan perlombaan, Veda akhirnya memutuskan masuk ke pit dan menyudahi balapan dengan status Did Not Finish (DNF).
Hasil Balapan Moto3 Belanda 2026 (Podium Utama)
| Posisi | Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | – |
| 2 | David Almansa | – |
| 3 | Marco Morelli | – |
| DNF | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia |
Seusai balapan, Veda tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya.
“Hari ini balapan menjadi bencana karena saya tidak bisa finis. Setelah akhir pekan yang sangat baik dan dengan perasaan yang sangat bagus, sulit menerima hasil ini,” ungkapnya dalam keterangan resmi Honda Team Asia.
Kendati demikian, Veda tetap memetik pelajaran positif dari performanya di Assen. Ia terbukti mampu mengimbangi kecepatan para pembalap di rombongan depan dan sempat memimpin jalannya lomba.
Ia mengakui bahwa kecelakaan tersebut merupakan kesalahannya sendiri karena kurang cermat membaca dinamika balapan yang ketat.
“Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Saya akan mengambil pelajaran dari hari ini,” tambah Veda.
Kini, fokus Veda sepenuhnya beralih ke seri berikutnya. Ia bertekad untuk bangkit dan menebus poin yang hilang pada balapan di Jerman yang dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Juli mendatang.
“Saya tahu kami punya kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” pungkasnya. (Z-1)
