Enam Tips Tidur Nyenyak saat Cuaca Panas Menurut Pakar Kesehatan
Ilustrasi.(Magnific)

DATANGNYA musim panas sering kali membawa tantangan tersendiri bagi kualitas istirahat kita. Meskipun siang hari yang cerah terasa menyenangkan, suhu yang melonjak saat malam hari bisa menjadi mimpi buruk bagi mereka yang mendambakan tidur nyenyak. Fenomena sulit tidur akibat gerah bukan sekadar keluhan biasa, melainkan masalah universal yang dialami banyak orang.

Direktur The Better Sleep Clinic, Dr. David Garley, mengonfirmasi bahwa suhu tinggi dan kelembapan ekstrem dapat mengganggu proses pendinginan alami tubuh yang sangat vital untuk memulai fase tidur. Menurutnya, saat tubuh berpindah dari fase terjaga ke fase tidur dalam ritme sirkadian, suhu inti tubuh idealnya turun sekitar 1,5 derajat celsius.

“Inilah penyebab saat merasa terlalu panas, Anda akan sangat kesulitan untuk bertransisi ke fase tidur. Selain itu, suhu panas juga memicu terbangun lebih sering di sela-sela siklus tidur,” jelas Garley.

Dampak dari kurang tidur akibat cuaca panas tidak hanya terasa di malam hari, tetapi juga merembet ke aktivitas keesokan hari, mulai dari rasa kantuk berlebih, sulit berkonsentrasi, gangguan memori, hingga perubahan suasana hati yang menjadi lebih mudah marah (iritabel).

Untuk mengatasi hal tersebut, berikut enam langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas tidur saat cuaca panas:

1. Tutup Tirai di Siang Hari

Upaya mendinginkan kamar harus dimulai sejak matahari masih bersinar. Menutup tirai sepanjang hari akan mencegah panas matahari masuk dan terperangkap di dalam ruangan, sehingga suhu kamar tetap terjaga lebih rendah saat malam tiba.

2. Siapkan Kipas Angin dengan Tepat

Kipas angin sangat membantu sirkulasi udara. Namun, Garley menyarankan agar kipas tidak diarahkan langsung ke tubuh karena berisiko membuat Anda kedinginan secara mendadak. Letakkan kipas di posisi yang memungkinkan udara berputar dengan baik di seluruh ruangan.

3. Gunakan Selimut Musim Panas

Gantilah selimut tebal Anda dengan bahan yang lebih ringan dan tipis. Meskipun banyak perusahaan mengeklaim teknologi pendingin pada produk tempat tidur, pilihlah bahan alami yang memungkinkan kulit bernapas dengan baik untuk membantu membuang panas tubuh.

4. Gunakan Pakaian Tidur Berlapis Tipis

Mengenakan lapisan pakaian yang tipis dan ringan memberikan fleksibilitas. Jika terbangun di tengah malam karena merasa gerah, Anda bisa dengan mudah melepas satu lapisan untuk menyesuaikan suhu tubuh kembali ke titik nyaman.

5. Undur Waktu Tidur Sedikit Lebih Lambat

Mendorong waktu tidur satu jam lebih lambat dari biasanya dapat meningkatkan dorongan tidur (sleep drive). Dengan kondisi tubuh yang lebih lelah dan suhu lingkungan yang biasanya sudah sedikit menurun di larut malam, Anda akan lebih mudah terlelap dan tetap tertidur hingga pagi.

6. Kelola Stres dan Tetap Tenang

Kekhawatiran berlebih tentang sulit tidur justru akan membuat Anda semakin terjaga. Garley menekankan pentingnya mendinginkan pikiran secara mental.

“Manusia memiliki resiliensi untuk menghadapi beberapa malam dengan tidur yang kurang berkualitas. Percayalah pada kemampuan tubuh Anda untuk bertahan dan jangan terlalu mencemaskannya,” pungkasnya.

Catatan Redaksi: Menjaga suhu lingkungan dan ketenangan pikiran adalah kunci utama menghadapi gangguan tidur selama cuaca panas. Jika gangguan tidur berlanjut secara kronis, segera konsultasikan dengan ahli kesehatan. (The Independent/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *