Penataan Kawasan Rasuna Said: Pramono Anung Targetkan Transformasi Menyeluruh
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau kawasan Rasuna Said, Minggu (21/6),(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta tengah memacu transformasi kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi etalase kota yang modern dan fungsional. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penataan di salah satu urat nadi bisnis ibu kota tersebut tidak hanya berfokus pada estetika trotoar, melainkan menyentuh aspek fundamental lingkungan dan mobilitas warga.

Dalam tinjauannya di kawasan Rasuna Said, Minggu (21/6), Pramono mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan upaya pembenahan menyeluruh. Selain jalur pedestrian yang hampir rampung, penataan vegetasi menjadi perhatian khusus agar memberikan manfaat nyata bagi pejalan kaki.

“Untuk penataan Rasuna Said ini kita akan melakukan secara menyeluruh. Pedestriannya sekarang alhamdulillah sudah hampir selesai semuanya. Penataan pohon-pohon juga saya minta pohonnya yang bisa dimanfaatkan orang untuk berjalan dengan baik karena saya tidak mau pohon itu hanya menjadi aksesori,” ujar Pramono.

Normalisasi Kali Cideng dan Keamanan Kawasan

Selain infrastruktur jalan, sektor pengairan turut menjadi prioritas. Pramono telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk melakukan normalisasi Kali Cideng yang melintasi koridor tersebut. Langkah ini mencakup penggantian turap lama dan penataan bantaran sungai guna memperkuat wajah kawasan agar lebih tertata dan asri.

Menurutnya, Rasuna Said adalah wajah Jakarta yang harus menjamin rasa aman dan nyaman. “Saya yakin nanti akan memperlihatkan bahwa wajah Jakarta di tempat ini akan menjadi lebih nyaman dan aman,” imbuhnya.

Integrasi Transportasi dan Utilitas Bawah Tanah

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa fasilitas pendukung di koridor pedestrian telah dirancang secara komprehensif. Salah satu terobosan penting adalah pemindahan jaringan utilitas ke bawah tanah (SJUT) untuk menghilangkan kesan semrawut kabel udara.

Heru menekankan bahwa aspek integrasi antarmoda menjadi tulang punggung proyek ini. Jalur pedestrian kini telah terkoneksi langsung dengan halte Trans-Jakarta dan stasiun LRT, memudahkan warga dalam bermobilitas tanpa hambatan.

Detail Penataan Kawasan HR Rasuna Said









Komponen Penataan Detail Pekerjaan
Jalur Pedestrian Pembangunan trotoar komplet dengan penyediaan bangku taman.
Vegetasi Penataan pohon peneduh yang fungsional bagi pejalan kaki.
Infrastruktur Air Normalisasi Kali Cideng, penggantian turap, dan penataan bantaran.
Utilitas Relokasi kabel dan jaringan utilitas ke bawah tanah.
Integrasi Koneksi langsung ke Halte Trans-Jakarta dan Stasiun LRT.

“Trotoar yang kami bangun sudah komplet. Ada bangku yang kami siapkan, kemudian utilitas sudah kami pindahkan ke bawah. Integrasinya juga sudah baik karena halte TransJakarta dan akses menuju LRT sudah terkoneksi,” pungkas Heru. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *