Benarkah AC Menyebabkan Nyeri Sendi? Simak Penjelasan Dokter Ortopedi
Benarkah AC menyebabkan nyeri sendi?(Dok. Hindustan Times)

PENGGUNAAN pendingin ruangan atau AC menjadi solusi utama saat cuaca panas menyengat. Namun, banyak orang mengeluhkan lutut kaku, leher tegang, hingga nyeri punggung setelah berlama-lama di ruangan ber-AC. Benarkah AC menjadi penyebab utama gangguan sendi tersebut?

Dokter bedah ortopedi sekaligus Chairman Welcare Hospital, Bharat S. Mody, menegaskan bahwa AC tidak secara langsung menyebabkan radang sendi (arthritis) maupun kerusakan tulang. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada gaya hidup dan kebiasaan saat berada di lingkungan dingin.

“AC tidak merusak tulang, namun kebiasaan duduk terlalu lama dan kurang bergerak di ruangan ber-AC dapat memperburuk kekakuan serta ketidaknyamanan pada otot,” ujar Mody sebagaimana dikutip dari Hindustan Times, Selasa (16/6).

Secara ilmiah, suhu dingin menyebabkan otot menegang, mengurangi fleksibilitas tubuh, dan memperlambat sirkulasi darah. Kondisi ini sangat dirasakan oleh lansia karena penurunan massa otot dan fleksibilitas sendi seiring bertambahnya usia.

Dr. Mody menambahkan bahwa orang dengan riwayat medis tertentu lebih rentan mengalami nyeri saat terpapar suhu dingin dalam waktu lama. Beberapa kondisi tersebut meliputi:

  • Osteoarthritis
  • Spondilosis servikal
  • Frozen shoulder
  • Nyeri punggung bawah atau cedera lama

Selain faktor suhu, menghabiskan waktu terlalu lama di dalam ruangan ber-AC meningkatkan risiko kekurangan vitamin D. Hal ini disebabkan oleh minimnya paparan sinar matahari dan kecenderungan kurang bergerak (sedenter).

“Defisiensi vitamin D dapat menyebabkan kelemahan otot, nyeri tulang, hingga risiko patah tulang pada kasus berat. Masyarakat perkotaan sangat rentan terhadap kondisi ini,” jelasnya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai:

  • Kekakuan leher atau punggung terus-menerus.
  • Nyeri lutut setelah duduk lama.
  • Kesemutan atau mati rasa pada tangan.
  • Kekakuan tubuh saat bangun pagi.

Tips Mencegah Nyeri Sendi di Ruang Ber-AC

Untuk tetap nyaman tanpa mengorbankan kesehatan sendi, Dr. Mody menyarankan beberapa langkah preventif berikut:

  1. Atur Suhu Ideal: Gunakan suhu antara 24 hingga 26 derajat Celsius.
  2. Hindari Paparan Langsung: Jangan duduk tepat di bawah hembusan udara AC, terutama pada area leher dan lutut.
  3. Rutin Bergerak: Lakukan peregangan atau berjalan setiap 30-45 menit sekali.
  4. Cukupi Hidrasi: Ruangan ber-AC cenderung kering, pastikan asupan air minum tetap terjaga untuk fungsi otot yang optimal.
  5. Postur Ergonomis: Gunakan kursi yang mendukung tulang belakang dan duduklah dengan posisi tegak.

Meskipun AC memberikan kenyamanan, keseimbangan antara aktivitas fisik, hidrasi yang cukup, dan paparan sinar matahari tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan sistem rangka dan otot di era modern. (Hindustan Times/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *