Era WAGS Berakhir, Timnas Inggris Fokus Total di Piala Dunia 2026
Ilustrasi.(Magnific)

TIM nasional Inggris menjalani suasana yang jauh berbeda pada pergelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Jika dua dekade lalu sorotan publik kerap tertuju pada deretan istri dan kekasih pemain atau yang populer dengan sebutan WAGS (wives and girlfriends), kini skuad The Three Lions menikmati atmosfer yang jauh lebih tenang dan minim gangguan di luar lapangan.

Menjelang laga perdana Grup H melawan Kroasia yang dijadwalkan pada Kamis (18/6), hanya sekitar separuh dari anggota skuad asuhan Thomas Tuchel yang berpeluang bertemu keluarga mereka di Dallas. Sejumlah pasangan pemain bahkan dilaporkan memilih untuk tidak hadir selama fase grup berlangsung.

Faktor Logistik dan Biaya

Sumber dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA), sebagaimana dilaporkan The Guardian, menyebutkan beberapa faktor utama di balik berkurangnya rombongan keluarga yang terbang ke Negeri Paman Sam. Rumitnya perjalanan antar-kota, durasi turnamen yang panjang, hingga pertimbangan biaya yang tidak sedikit menjadi alasan utama.

Kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, banyak keluarga pemain yang menetap di Dubai atau menyewa akomodasi mewah di kapal pesiar yang bersandar di sekitar Doha untuk tetap dekat dengan para pemain.

Kehadiran anggota keluarga diperkirakan baru akan meningkat jika Inggris mampu melaju ke fase gugur. Hal ini terutama berlaku bagi pemain yang memiliki anak usia sekolah, karena orangtua mereka memilih menunda perjalanan hingga kompetisi memasuki tahap krusial.

Catatan Perjalanan: Mayoritas keluarga pemain yang sudah berada di Amerika Serikat memilih menetap di Miami. Mereka memanfaatkan masa pemusatan latihan di Palm Beach, Florida, untuk menghabiskan waktu bersama saat pemain mendapat jatah libur, alih-alih mengikuti tim berpindah kota ke Kansas City, Boston, atau New York.

Aturan Ketat Thomas Tuchel

Pelatih Thomas Tuchel tampaknya ingin menjaga fokus anak asuhnya tetap pada lapangan hijau. Meski tetap memberikan kesempatan bagi pemain untuk bertemu keluarga di stadion seusai pertandingan–seperti tradisi era Gareth Southgate–Tuchel menerapkan aturan lebih ketat.

Pelatih asal Jerman tersebut tidak mengizinkan ada pertemuan lanjutan pada hari berikut. Kebijakan ini membuat interaksi keluarga menjadi sangat terbatas, memastikan kamp Inggris jauh dari hiruk-pikuk yang pernah menyelimuti tim pada Piala Dunia 2006 di Jerman.

Dua dekade silam, kota Baden-Baden di Jerman berubah menjadi pusat perhatian media dunia karena aktivitas para WAGS yang dipimpin nama-nama tenar seperti Victoria Beckham, Cheryl Cole, hingga Coleen Rooney. Saat itu, gaya hidup mewah dan pesta para pasangan pemain dianggap menggeser fokus pemberitaan dari performa tim di lapangan.

Pergeseran Profil Pasangan Pemain

Era WAGS yang glamor seolah dimakan zaman. Saat ini, sebagian besar pasangan pemain Inggris lebih memilih menjaga privasi dan memiliki karier profesional yang jauh dari sorotan kamera.

Istri kapten tim Harry Kane, Katie Goodland, dikenal sangat jarang tampil di media. Tren serupa terlihat pada pasangan pemain muda lain:








Pasangan Pemain Latar Belakang / Profesi
Tolami Benson (Bukayo Saka) Bidang Periklanan
Naima Corbin (Eberechi Eze) Perawat
Pasangan Elliot Anderson Paralegal
Mia-Florence McClenaghan (Reece James) Lulusan Hukum

Perubahan paradigma ini membuat rombongan Inggris di Amerika Serikat tidak lagi menjadi magnet utama perhatian publik. Fokus utama kini sepenuhnya tertuju pada upaya The Three Lions untuk membawa pulang trofi Piala Dunia ke tanah Inggris. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *