Kontingen LPPD Kota Sorong Siap Berlaga di Pesparawi Nasional
Pelepasan Kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Sorong.(MI/Martinus Solo)

PEMERINTAH Kota Sorong resmi melepas Kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Sorong untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV Tingkat Nasional Tahun 2026. Selain menjadi ajang kompetisi seni musik gerejawi, keikutsertaan kontingen juga diharapkan menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan iman, dan promosi potensi daerah di tingkat nasional.

Prosesi pelepasan berlangsung pada Minggu (14/6) dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, Kontingen secara resmi diserahkan kepada LPPD Provinsi Papua Barat Daya yang diwakili Ketua Harian Fanik Tahupeiory, sebelum bertolak menuju Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat, lokasi penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Acara pelepasan turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Sorong, para Asisten Sekretariat Daerah, Ketua DPRK Kota Sorong, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan seni dan pelayanan musik gerejawi.

Ketua Umum LPPD Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi Lobat, mengatakan Pesparawi merupakan ajang pembinaan sekaligus kompetisi tertinggi bagi insan pelayanan musik gerejawi di Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mengedepankan kemampuan vokal dan musikalitas, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarumat Kristen dari berbagai daerah.

“Pesparawi Tingkat Nasional merupakan ajang pertemuan, pembinaan, dan kompetisi tertinggi bagi insan pelayanan musik gerejawi di Indonesia,” ujarnya.

LIMA KATEGORI LOMBA

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kota Sorong mengirimkan kontingen yang akan berlaga pada lima kategori lomba, yakni Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP), Musik Pop Gerejawi (MPG), Musik Gerejawi Nusantara, serta Solo Remaja Pemuda Putri.

Khusus untuk kategori Musik Pop Gerejawi, perwakilan berasal dari Badan Koordinasi Umat Kristen (BAKORUMKRIS) Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim Sorong yang dipercaya memperkuat kontingen Kota Sorong.

Sebanyak 132 orang tergabung dalam rombongan yang diberangkatkan menuju Manokwari. Mereka terdiri atas peserta lomba, dirigen, pianis, pelatih, pemain musik, serta tim official yang akan mendampingi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Pesparawi memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengejar gelar juara. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan mental, spiritual, dan karakter generasi muda melalui pelayanan musik gerejawi.

“Ini merupakan pembinaan mental dan agama sehingga kita tetap tunduk pada kegiatan gerejawi. Kita yakin dan percaya, khususnya Papua Barat Daya, kita harus memimpin agar bisa menang,” katanya.

JAGA KEBERSAMAAN

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti kompetisi, sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

“Harapan pemerintah, Anda tampil membawa nama baik Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong. Semangat buat adik-adik, semua kita pasrahkan kepada Tuhan, dan kamu harus kembali membawa juara,” pesannya.

Dukungan pemerintah daerah terhadap keberangkatan kontingen ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan seni musik gerejawi secara berkelanjutan di Kota Sorong. Melalui Pesparawi Nasional XIV, kontingen diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai pelayanan, persaudaraan, dan kebersamaan yang menjadi ruh dari kegiatan tersebut, sekaligus mengharumkan nama Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya di kancah nasional. (E-2)

 

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *