
NASIB kontras harus dialami Charles Leclerc di Grand Prix Barcelona-Catalunya. Pembalap asal Monako tersebut harus meratapi akhir pekan yang sulit setelah dipaksa pensiun menjelang akhir balapan, di saat rekan setim barunya di Ferrari, Lewis Hamilton, sukses mengklaim kemenangan.
Langkah Leclerc memang sudah berat sejak awal balapan berdurasi 66 lap tersebut. Akibat mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi ketiga (Q3), ia harus puas memulai balapan dari posisi ke-10. Kendati demikian, Leclerc sempat menunjukkan performa apik dengan merangsek naik ke posisi tujuh pada lap pembuka.
Tak lama kemudian, ia berhasil menyalip pembalap McLaren, Oscar Piastri. Namun, setelah tertahan di posisi keenam, Leclerc kesulitan untuk membuat kemajuan lebih lanjut menjelang fase akhir balapan.
Petaka bagi Leclerc datang hanya menyisakan beberapa lap sebelum finis. Masalah mekanis mendadak membuat mobil Ferrarinya keluar jalur dan masuk ke area kerikil (gravel) di tikungan kedua. Ia sempat merangkak kembali ke pit sebelum akhirnya dinyatakan tidak bisa melanjutkan balapan.
“Ini bukan hanya power steering, secara umum saya tidak punya rem, tidak ada power steering, tidak bisa pindah gigi, jadi saya rasa ada masalah dengan sistem hidroliknya. Saya belum tahu persis apa yang terjadi,” ungkap Leclerc setelah balapan.
Hari Minggu yang kelam bagi Leclerc ini sangat berbanding terbalik dengan Hamilton. Juara dunia tujuh kali tersebut berhasil mempersembahkan kemenangan GP pertamanya untuk Ferrari berkat strategi jitu tiga kali pit stop. Hasil ini sekaligus menandai podium ketiga berturut-turut bagi Hamilton, sementara Leclerc belum pernah lagi menginjakkan kaki di podium sejak GP Jepang pada Maret lalu.
Leclerc pun secara ksatria mengakui kemenangan akhir pekan ini sepenuhnya milik tim dan Hamilton, terlebih dirinya sempat mengalah untuk memberi jalan saat pembalap Inggris itu melesat cepat setelah pit stop kedua.
“Saya tidak ingin mengambil kredit apa pun untuk hari ini, saya rasa saya tidak berbuat banyak untuk tim,” tambah Leclerc.
“Saya pikir Lewis dan tim memenangkannya dengan usaha mereka sendiri dan saya berharap saya bisa berada sedikit lebih di depan. Berada sedikit lebih banyak dalam persaingan tetapi saya tidak melakukannya karena kesalahan saya sendiri. Selamat yang sebesar-besarnya untuk Lewis yang telah berusaha keras dan tampil luar biasa.”
“Dan selamat yang luar biasa untuk tim yang terus mendorong pembaruan secara masif dan kami menunjukkannya sekarang. Sangat menyenangkan melihat ini, meskipun jelas saya sendiri merasa sangat kecewa,” pungkasnya. (Formula 1/Z-2)
