Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Dua Korban Tenggelam di Kuta Dihentikan
Tim SAR saat melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (13/6).(Doc Basarnas Bali)

TIM SAR Gabungan secara resmi menghentikan upaya pencarian terhadap dua orang korban yang tenggelam di Pantai Kuta, Bali.  Penghentian yang dilakukan pada Sabtu (13/6) pukul 16.00 Wita ini berdasarkan hasil evaluasi pencarian dan batas waktu pencarian yang telah ditetapkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

“Hari ini akan kita hentikan pencarian dengan pengerahan unsur gabungan. Pencarian dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi lintas sektoral terkait perkembangan yang terjadi lebih lanjut,” ujar Juni Antara, selaku Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Sabtu (13/6).

Ia menerangkan, selama tujuh hari operasi pencarian dan pertolongan, Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah ditemukannya korban. 

“Segala upaya telah kita lakukan, mulai dari pencarian di darat, laut, bahkan udara. Namun hingga sore hari ini hasilnya masih nihil,” tambahnya.

Pada operasi pencarian dan pertolongan hari ke tujuh ini, Tim SAR gabungan masih mengerahkan tiga alut SAR diantaranya Rubber Boat, Jetski, hingga pengerahan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGi.

Luas area pencarian menggunakan rubber boat mencapi 3,31 NM². Sedangkan Jetski Balawista mencapai 3,16 NM². Untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, pencarian mengerahkan Helikopter SGi memiliki luas area pencarian mencapai 8,21 NM². Namun pencarian hingga sore ini belum juga membuahkan hasil.

“Kami mengharapkan kelompok nelayan dan masyarakat menemukan keberadaan korban agar segera melaporkan kepada Basarnas untuk melanjutkan proses evakuasinya,” ucapnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dua korban anak yang tenggelam terseret arus di Pantai Kuta tersebut atas nama Airlangga Andrianto (13) dan Noval Aditya Saputra (8), Minggu (7/6) sekitar pukul 18.05 Wita.

Keduanya saat itu bermain bola di bibir pantai. Beberapa kali bolanya terlempar ke laut, namun nahas saat sedang mengambil bola korban terseret ombak dan menghilang. (RS)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *