Duet Indonesia Juarai ITTF World Masters
Ismu Harinto, Suroso Hartono dan Lieng Lieng Minangmojo Agustine usai meraih podium juara di Korea Selatan.(DOK IST)

TOREHAN membanggakan dicatat pasangan tenis meja Indonesia, Ismu Harinto dan Lieng Lieng Minangmojo, setelah meraih gelar juara nomor ganda campuran usia 50 tahun pada ITTF World Masters Championships Gangneung 2026 di Korea Selatan.

Prestasi tersebut diraih dengan cara yang tidak mudah. Pada laga final yang berlangsung di Gangneung Olympic Park, pasangan Indonesia harus menghadapi wakil tuan rumah, Yong Hyeon Jo dan Sun Ah Kim, yang mendapat dukungan penuh dari publik setempat.

Ismu dan Lieng Lieng mengawali pertandingan dengan kurang baik setelah kehilangan dua gim pertama masing-masing dengan skor 9-11 dan 9-11. Kondisi itu membuat peluang juara sempat terlihat menjauh.

Namun, keduanya mampu menunjukkan ketenangan dan mental bertanding yang kuat. Mereka bangkit pada gim ketiga dan keempat dengan kemenangan 11-6 dan 11-7 sehingga pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim kelima, duel berlangsung sengit. Meski mendapat tekanan dari pasangan Korea Selatan, Ismu dan Lieng Lieng mampu menjaga fokus hingga akhirnya menang 11-8 sekaligus memastikan kemenangan 3-2 setelah sempat tertinggal dua gim lebih dulu.

Keberhasilan tersebut melengkapi perjalanan impresif pasangan Indonesia sepanjang turnamen. Sejak fase grup, Ismu dan Lieng Lieng tampil dominan dengan menyapu bersih tiga pertandingan awal tanpa kehilangan satu gim pun.

Mereka kemudian melanjutkan tren positif dengan menyingkirkan pasangan Korea Selatan pada babak 32 besar, wakil Jepang di 16 besar, pasangan Latvia-Bulgaria pada perempat final, serta mengatasi duet netral Sergei Savelev dan Ekaterina Chebaniuk di semifinal.

Ismu mengaku keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan tim yang membantu persiapan mereka selama mengikuti kejuaraan.

“Sejak bergabung di bawah manajemen Wu Sport yang dipimpin Suroso Hartono, saya dan Lieng Lieng mendapatkan dukungan yang sangat baik. Baik dalam mempersiapkan setiap pertandingan, khususnya dalam penyusunan strategi saat pertandingan berlangsung. Kami menemukan momentum yang tepat untuk membalikkan keadaan dan meraih hasil yang terbaik. Gelar juara ganda campuran pada ITTF Champions Gangneung 2026 menjadi bukti dari kerja keras seluruh tim,” jelas Ismu.

Gelar di Gangneung menjadi pencapaian bergengsi bagi pasangan olympian Indonesia tersebut sekaligus menegaskan daya saing atlet Indonesia di ajang tenis meja masters dunia. Kemenangan dramatis atas pasangan tuan rumah di partai puncak pun menjadi penutup manis perjalanan mereka menuju podium tertinggi. (I-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *