
AKSI kekerasan bersenjata kembali mengguncang Meksiko. Lima orang petugas kepolisian dilaporkan tewas ditembak dan lima lainnya mengalami luka-luka di negara bagian Michoacan pada Rabu waktu setempat. Insiden berdarah ini terjadi tepat sehari menjelang laga pembukaan Piala Dunia yang akan digelar di Mexico City.
Pemerintah negara bagian setempat melaporkan bahwa para petugas tersebut diserang oleh sekelompok penyerang tak dikenal saat berada di wilayah adat di bagian barat negara bagian tersebut, sebuah kawasan yang selama ini memang didera oleh kekerasan kartel narkoba. Berdasarkan foto-foto yang diperoleh AFP, mobil pikap yang ditumpangi oleh para petugas tampak ringsek dan dipenuhi lubang bekas peluru.
Serangan mematikan itu tepatnya terjadi di munisipalitas Nahuatzen, sebuah wilayah yang dihuni oleh suku asli Purepecha. Wilayah tersebut juga dikenal sebagai area operasi kartel narkoba yang sangat kuat, Jalisco New Generation Cartel (CJNG).
Sebelumnya pada bulan Mei lalu, pembunuhan keji terhadap seorang walikota di sebuah kota kecil, yang diduga kuat dilakukan CJNG, telah memicu gelombang protes kemarahan warga. Saat itu, masyarakat menargetkan simbol-simbol negara karena menilai pemerintah telah gagal mengatasi spiral kekerasan yang terus meningkat.
Penjagaan Diperketat, Pemerintah Jamin Keamanan Piala Dunia
Ibu kota Michoacan, Morelia, terletak sekitar 300 kilometer dari Mexico City dan juga dekat dengan Guadalajara, kota lain yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia. Departemen Keamanan Michoacan menyatakan bahwa saat ini aparat kepolisian sedang bergerak melakukan pengejaran terhadap para pelaku serangan hari Rabu tersebut.
Meskipun terjadi insiden berdarah di dekat kota pelaksana, Pemerintah Meksiko menegaskan dan menjamin bahwa tidak ada ancaman keamanan bagi para penggemar sepak bola yang datang berkunjung untuk menyaksikan turnamen tersebut.
Meksiko sendiri bertindak sebagai tuan rumah bersama untuk ajang akbar Piala Dunia kali ini, bersanding dengan Kanada dan Amerika Serikat. (AFP/Z-2)
