
PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara konsisten melakukan modernisasi sarana penumpang guna meningkatkan standar pelayanan. Hingga Juni 2026, KAI telah mengoperasikan sebanyak 39 trainset atau 391 unit Kereta Stainless Steel New Generation hasil produksi PT INKA (Persero). Program ini merupakan bagian dari pengadaan 612 unit kereta yang dijadwalkan rampung pada 2027.
Investasi besar senilai Rp5,505 triliun ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pengadaan ini adalah langkah strategis jangka panjang perusahaan.
Keunggulan dan Fasilitas Kereta Stainless Steel New Generation
Rangkaian kereta terbaru ini membawa perubahan signifikan pada sisi interior dan fitur pendukung. Berikut adalah fasilitas yang menjadi standar baru pada rangkaian New Generation:
- Kursi Ergonomis: Dilengkapi fitur reclining seat hingga 135 derajat dan revolving seat yang bisa disesuaikan dengan arah perjalanan kereta.
- Privasi dan Ruang: Legroom yang lebih luas serta dilengkapi dengan foot rest dan meja lipat untuk menunjang aktivitas penumpang.
- Konektivitas: Tersedia USB port dan stop kontak di setiap kursi untuk pengisian daya gawai.
- Otomasi: Penggunaan pintu geser otomatis yang memudahkan akses antar-kereta.
- Fasilitas Tambahan: Passenger Information Display System (PIDS) real-time, kabin lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, serta baby care desk (meja ganti popok).
Info Penting: Program pengadaan 612 kereta ini terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, serta 2 kereta bagasi.
Daftar Relasi KA Stainless Steel New Generation
Modernisasi sarana ini telah menjangkau berbagai segmen layanan. Berikut adalah daftar lengkap kereta api yang telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation:
1. Layanan Kelas Eksekutif
| Nama Kereta Api | Relasi (PP) |
|---|---|
| KA Argo Dwipangga & Argo Lawu | Gambir – Solo Balapan |
| KA Argo Anggrek | Gambir – Surabaya Pasarturi |
| KA Argo Sindoro & Argo Muria | Gambir – Semarang Tawang |
| KA Argo Wilis & Argo Semeru | Bandung/Gambir – Surabaya Gubeng |
| KA Bima & KA Turangga | Gambir/Bandung – Surabaya Gubeng |
| KA Taksaka | Gambir – Yogyakarta |
| KA Gajayana | Malang – Gambir |
2. Layanan Kelas Campuran (Eksekutif & Ekonomi)
- KA Lodaya (Bandung – Solo Balapan)
- KA Mataram (Pasarsenen – Solo Balapan)
- KA Bogowonto (Pasarsenen – Lempuyangan)
- KA Batavia (Gambir – Solo Balapan)
- KA Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi)
- KA Jayabaya (Pasarsenen – Malang)
- KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasarsenen – Surabaya Gubeng)
- KA Ranggajati (Cirebon – Jember)
- KA Bangunkarta (Jombang – Pasarsenen)
- KA Singasari (Blitar – Pasarsenen)
3. Layanan Kelas Ekonomi
- KA Jaka Tingkir (Pasarsenen – Solo Balapan)
- KA Progo (Pasarsenen – Lempuyangan)
- KA Majapahit (Pasarsenen – Malang)
Komitmen Keberlanjutan Layanan KAI
Anne Purba menjelaskan bahwa operasional rangkaian New Generation ini terus dievaluasi berdasarkan masukan dari pelanggan. Penyempurnaan dilakukan secara bertahap, mulai dari detail interior hingga konfigurasi ruang penumpang agar setiap perjalanan memberikan pengalaman yang berkesan.
Dengan semakin luasnya cakupan relasi yang menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation, KAI berharap minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api terus meningkat sebagai pilihan utama mobilitas yang aman dan bebas macet. (E-4)
