
AMERIKA Serikat (AS) kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. AS menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker yang dituding melanggar blokade pelabuhan Iran, Selasa (2/6) waktu setempat.
Serangan tersebut menyasar kapal berbendera Botswana. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan kapal tanker minyak kosong M/T Lexie berupaya berlayar menuju pelabuhan Iran meski telah menerima peringatan berulang kali selama 24 jam. Karena tidak mengindahkan instruksi tersebut, militer AS akhirnya mengambil tindakan militer.
Dalam keterangannya, CENTCOM menyebut sebuah pesawat tempur AS menembakkan rudal Hellfire yang menghantam ruang mesin kapal sehingga kapal kehilangan kemampuan beroperasi.
“Kapal mengabaikan sejumlah peringatan yang telah disampaikan selama periode 24 jam. Pada akhirnya pesawat militer AS melumpuhkan kapal dengan menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesinnya,” demikian pernyataan CENTCOM.
Militer AS tidak menjelaskan apakah terdapat korban jiwa maupun luka akibat serangan tersebut.
Insiden terbaru itu menambah daftar kapal yang dihentikan Washington sejak blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran diberlakukan pada pertengahan April. Menurut data militer AS, sejauh ini enam kapal telah dicegat atau dilumpuhkan karena dianggap mencoba menerobos blokade.
Pekan lalu, AS juga menonaktifkan sebuah kapal kargo berbendera Gambia yang disebut melakukan pelanggaran serupa. Sebelumnya, dua kapal tanker berbendera Iran dihentikan dengan tembakan amunisi ke cerobong asap pada 8 Mei.
Sementara satu kapal Iran lainnya dilumpuhkan dua hari sebelumnya setelah pesawat tempur AS menembakkan meriam 20 milimeter ke bagian kemudi kapal.
Pada 19 April, sebuah kapal berbendera Iran juga menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan dari kapal perusak AS. Saat itu awak kapal diminta meninggalkan ruang mesin sebelum kapal perang Amerika menembakkan beberapa peluru kaliber besar ke area tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Iran menutup secara efektif Selat Hormuz. Sebagai respons, Washington mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Iran setelah upaya perundingan damai yang dimediasi Pakistan gagal menghasilkan terobosan pada April lalu.
(AFP/H-4)
