
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 620 jiwa terdampak kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ratusan warga kini mengungsi di tenda-tenda darurat yang didirikan Pemprov DKI Jakarta di Lapangan Yusuf Hamka.
Ketua Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan berdasarkan pendataan sementara terdapat 304 bangunan yang terdampak kebakaran dengan total 354 kepala keluarga (KK).
“Berdasarkan data yang kami himpun sampai siang ini terdapat kurang lebih 620 jiwa yang terdampak. Kemudian ada sekitar 304 bangunan dan 354 kepala keluarga yang terdampak akibat kebakaran tersebut,” kata Marulitua di lokasi pengungsian, Selasa (2/6).
Untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, BPBD bersama instansi terkait telah membangun 10 tenda pengungsian di Lapangan Yusuf Hamka.
Jumlah tersebut akan ditambah empat tenda lagi untuk mengantisipasi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.
“Saat ini sudah ada 10 tenda yang kami bangun dan siang ini akan kami tambah sekitar empat tenda lagi untuk menampung para pengungsi,” ujarnya.
Selain menyediakan tempat pengungsian, Pemprov DKI juga menyalurkan bantuan pangan berupa makanan siap saji, makanan yang disiapkan Dinas Sosial, air mineral, serta biskuit.
BPBD telah mendistribusikan sedikitnya 200 dus air mineral dan akan terus menambah pasokan sesuai kebutuhan di lapangan.
Bantuan nonpangan juga telah diberikan kepada para korban, mulai dari family kit, perlengkapan rumah tangga, selimut, kasur hingga bantal.
Di sisi lain, ia mengatakan BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menghadirkan mobil toilet, serta menggandeng PLN dan Dinas Bina Marga guna memastikan ketersediaan penerangan di area pengungsian korban kebakaran di Kemayoran pada malam hari. (H-4)
