Sekeluarga yang Tewas di Glamping Temanggung Diduga Keracunan Dikenal Baik
Proses evakuasi 4 korban merupakan satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di tenda obyek wisata di Temanggung.(Akhmad Safuan/MI)

SATU keluarga meninggal dunia di tenda wisata glamping (glamorous camping) di Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (29/5) dengan dugaan keracunan. Mereka yakni Muhamad Ali Munawar, 52, Maghfirah, 43,Bagas Amar Hakiki, 21, dan Alvino Evan Hakim,16. Keluarga tersebut terkenal cukup baik di lingkungan tetangga maupun saudara.

Menurut Sepupu almarhum Muhamad Ali Munawar, Muhamad Faerudin, 50, sebelum berangkat berwisata ke Temanggung, mereka sempat menitipkan hewan kurban.

Muhamad Faerudin menjelaskan keluarga itu mempunyai rumah dan kebun anggur di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Adapun pasangan suami istri itu merupakan pedagang di Pasar Lanang Ambarawa tinggal di Temenggungan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Putra Sulung Mahasiswa UGM

Putra sulung Bagas Amar Hakiki akan wisuda di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Agustus 2026. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), Yogyakarta, Prof. Dr. Setiadi, menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

“Menurut berita yang kami dengar seperti itu. FIB sangat berduka atas meninggalnya mahasiswa kami,”ujar Setiadi, Kamis (28/5).

Bagas merupakan mahasiswa Sastra Prancis angkatan 2022. Ia sempat menjadi Ketua Unit Fotografi UGM periode 2023/2024. Kini Tim Inafis Polres Temanggung telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi awal. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *