9 Gejala Kanker Serviks selain Keputihan yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi(magnific)

KANKER serviks atau kanker leher rahim menjadi salah satu penyakit yang banyak menyerang perempuan di Indonesia. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV) dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Salah satu tanda yang paling dikenal masyarakat adalah keputihan tidak normal, seperti cairan vagina yang berubah warna, berbau tidak sedap, atau memiliki tekstur berbeda dari biasanya. Namun, gejala kanker serviks ternyata tidak hanya itu.

Mengutip dari laman Alodokter, ada sejumlah tanda lain yang juga perlu diwaspadai karena bisa menjadi indikasi kanker serviks, terutama jika terjadi terus-menerus. Berikut sembilan gejala lain kanker serviks yang penting dikenali sejak dini.

1. Perdarahan Vagina Tidak Normal

Perdarahan yang terjadi di luar jadwal menstruasi dapat menjadi salah satu tanda kanker serviks. Kondisi ini juga bisa muncul setelah berhubungan seksual atau pada wanita yang sudah menopause.

Jumlah darah yang keluar dapat lebih sedikit maupun lebih banyak dibandingkan menstruasi normal. Jika kondisi berlangsung berulang, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.

2. Nyeri Saat Berhubungan Intim

Rasa sakit atau tidak nyaman ketika berhubungan seksual juga dapat menjadi gejala kanker serviks, terutama pada stadium lanjut. Keluhan ini biasanya disertai nyeri di area panggul yang membuat aktivitas seksual terasa tidak nyaman.

3. Lebih Sering Buang Air Kecil

Penderita kanker serviks dapat mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil, sulit menahan kencing, hingga rasa nyeri saat buang air kecil. Kondisi ini bisa terjadi karena sel kanker mulai menekan area di sekitar kandung kemih.

4. Tubuh Mudah Lelah

Rasa lelah berlebihan yang tidak membaik meski sudah beristirahat juga patut diwaspadai.

Gejala ini biasanya dipicu oleh perdarahan abnormal yang terjadi terus-menerus hingga menyebabkan anemia atau kekurangan sel darah merah.

5. Pembengkakan pada Salah Satu Kaki

Pada stadium lanjut, kanker serviks dapat menyebabkan pembengkakan pada salah satu tungkai atau kaki. Hal ini terjadi karena benjolan kanker menekan pembuluh darah di area panggul sehingga aliran darah terganggu dan cairan menumpuk di kaki.

6. Nafsu Makan Menurun

Penurunan nafsu makan secara drastis juga bisa menjadi salah satu tanda kanker serviks.

Penyebaran sel kanker dapat memengaruhi metabolisme tubuh sehingga penderita kehilangan selera makan dan mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

7. Mengalami Sembelit

Kanker serviks yang telah menyebar ke usus besar dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit. Biasanya kondisi ini terjadi ketika penyakit sudah memasuki tahap lanjut dan mulai memengaruhi organ di sekitarnya.

8. Urine Bercampur Darah

Munculnya darah saat buang air kecil juga perlu diwaspadai. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda kanker serviks, terutama jika terjadi berulang. Pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan tersebut.

9. Keluar Urine atau Tinja dari Vagina

Pada kasus yang lebih serius, kanker serviks dapat menyebabkan terbentuknya fistula atau saluran abnormal antara vagina dengan saluran kemih maupun anus. Akibatnya, urine atau tinja dapat keluar melalui vagina. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.

Meski berbagai gejala di atas tidak selalu menandakan kanker serviks, keluhan yang muncul terus-menerus tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan rutin seperti pap smear penting dilakukan, terutama bagi perempuan yang sudah aktif secara seksual.

Selain itu, vaksin HPV juga dapat membantu menurunkan risiko kanker serviks. Semakin cepat penyakit terdeteksi, peluang keberhasilan pengobatan pun akan semakin besar.

Sumber: Alodokter



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *