Persib Bandung juara, Bobotoh Bersihkan SOR Kaliki Mangureja Tasikmalaya
KONI Kabupaten Tasikmalaya, TNI, Polri, Banser, komunitas lingkungan, bobotoh menggelar syukuran kemenangan Persib Bandung dengan melakukan aksi gotong royong membersihkan Stadion Olahraga Rakyat Kaliki, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.(MI/KRISTIADI)

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya, TNI, Polri, Banser, komunitas lingkungan, bobotoh menggelar syukuran kemenangan Persib Bandung juara tiga kali secara beruntun. Syukuran tersebut, dilakukan dengan cara gotong royong dan membersihkan Stadion Olahraga Rakyat (SOR) Kaliki, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Ratusan anggota TNI, Polri, KONI, Banser, mahsiswa, warga hingga bobotoh berasal dari Tasikmalaya datang membawa sabit, golok, mesin potong rumput, karung sampah dan cangkul merapihkan lapangan yang sudah lama ditumbuhi rumput termasuk semak belukar. Namun, aksi bersih lapangan SOR sebagai bentuk syukur atas keberhasilan Persib Bandung mengunci gelar juara Liga BRI 1 tiga kali secara beruntun.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya, Eri Purwanto mengatakan, bobotoh Persib di berbagai daerah di Jawa Barat sekarang tengah merayakan kemenangan Persib Bandung sebagai juara beruntun tiga kali. Namun, di Tasikmalaya gelar aksi gotong rotong membersihkan Sarana Olahraga Rakyat (SOR) yang mana sudah lama ditumbuhi rumput dan semak belukar.

“Kami ingin SOR Kaliki, Mangunreja dapat kembali berfungsi dan ini bukan hanya bersih-bersih, tapi adanya bentuk syukur atas prestasi Persib Bandung berhasil juara tiga kali. Mudah-mudahan semangat juara bisa menular ke tim sepakbola Kabupaten Tasikmalaya yang mana akan berlaga di Porprov 2026,” ujar Eri Purwanto, Minggu (24/5/2026)

Menurut Eri, aksi gotong royong yang dilakukannya bersama TNI, Polri, Banser, mahasiswa, komunitas lingkungan, masyarakat dan bobotoh akan menjadi langkah awal menghidupkan lagi Sarana Olahraga Rakyat (SOR) dan sebagai pusat latihan olahraga. Karena, keberadaan SOR Kaliki sudah bertahun-tahun tidak terawat hingga membuat atlet sepakbola Tasikmalaya kesulitan mencari lapangan latihan layak.

“Kabupaten Tasikmalaya tahun 2026 berhasil lolos ke Porprov Jabar setelah 33 tahun tidak ikut. Namun, keberadaan SOR ini agar memberikan semangat bagi atlet yang lain untuk berjuang di Porprov Jabar, kami berharap supaya pemerintah daerah mempercepat pembangunan SOR terutama pada tribun supaya lebih layak digunakan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, mengatakan pembenahan lapangan SOR sudah mendesak jelang Porpov Jabar dan fasilitas milik pemerintah sudah lama tidak terawat. Namun, momen syukuran Persib dilakukan masyarakat di Jawa Barat dengan euforia kemenangan termasuknya di Tasikmalaya.

“Kalau yang lain konvoi di jalan, kami hanya memilih bersih-bersih SOR sebagai bentuk tasyakuran dan lebih bermanfaat terutama bagi masyarakat hingga latihan para atlet. Karena, aksi bersih-bersih ini supaya SOR rapih dan tidak terlihat umput liar dan kami juga berdoa bersama dan potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus akan melakukan perawatan rutin supaya tak terbengkalai,” pungkasnya.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *