
LEBIH dari 200 siswa Hope Intercultural School menampilkan produksi musikal Disney’s Finding Nemo Jr di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (23/5). Pertunjukan ini menjadi salah satu produksi Performing Arts terbesar yang pernah digelar sekolah dan merefleksikan komitmen Hope Intercultural School dalam menghadirkan pendidikan holistik melalui seni, kreativitas, dan pengembangan karakter siswa.
Sebagai bagian dari Pelita Harapan Group yang telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam dunia pendidikan di Indonesia, Hope Intercultural School terus mengembangkan pengalaman belajar berstandar global yang mempersiapkan siswa untuk bertumbuh secara akademik, kreatif, dan berkarakter.
Dalam keterangannya hari ini menyebutkan melalui produksi Disney’s Finding Nemo Jr., para siswa mendapatkan pengalaman Performing Arts dengan kualitas produksi yang dirancang secara profesional dan bertaraf global. Mulai dari akting, vokal, tari, hingga kolaborasi lintas jenjang, seluruh proses menjadi bagian dari pembelajaran nyata yang membentuk rasa percaya diri, komunikasi, disiplin, kreativitas, dan kepemimpinan siswa.
Sebagai sekolah berbasis International Baccalaureate (IB) di bawah Pelita Harapan Group, Hope Intercultural School menjadikan Performing Arts sebagai salah satu kekuatan utama dalam proses pembelajaran siswa. Pihak sekolah percaya bahwa seni pertunjukan bukan hanya wadah ekspresi, juga sarana penting untuk membentuk karakter, empati, keberanian, dan kemampuan kolaborasi sejak usia dini.
Menurut Recky Rendy, S.Pd., M.Sc. (Ed.), School System Coordinator di Hope Intercultural School, nilai utama dari roduksi ini justru terletak pada proses pembentukan karakter yang terjadi di balik layar.
“Disney’s Finding Nemo Jr. bukan hanya tentang pertunjukan di atas panggung. Melalui Performing Arts, kami ingin siswa belajar berani mengekspresikan diri, bekerja sama, bertanggung jawab, serta memahami bahwa setiap talenta yang mereka miliki dapat digunakan untuk membawa dampak positif bagi orang lain,” ujar Recky.
Misi Sosial
Selain menjadi bagian dari pengembangan pendidikan siswa, pertunjukan ini juga membawa misi sosial. Seluruh hasil penjualan tiket didonasikan untuk mendukung pendidikan anak-anak di Papua melalui Yayasan Pendidikan Harapan Papua, khususnya untuk membantu membuka akses pendidikan bagi anak-anak di daerah pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan kesempatan belajar.
Melalui inisiatif ini, Recky menambahkan Hope Intercultural School berharap siswa tidak hanya bertumbuh secara akademik dan kreatif, juga memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk menjadi berkat bagi masyarakat. (H-2)
