76 Indonesian Downhill 2026 Resmi Dimulai di Yogyakarta, 129 Rider Bersaing di Seri Perdana
76 Indonesian Downhill 2026(MI/Ardi Teristi)

KEJUARAAN balap sepeda menuruni gunung (Downhill), 76 Indonesian Downhill 2026 resmi dimulai dengan seri perdana yang berlangsung di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (23/5). Sebanyak 129 downhiller berkompetisi keras untuk menaklukkan track di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, DIY.

Pada sesi seeding run yang berlangsung Sabtu (23/5), persaingan di antara downhiller nasional, khususnya yang berlaga di kelas elite, masih sangat terbuka dan menarik. Perebutan hot seat alias tercepat di seeding run sangat krusial untuk menentukan jalannya sesi final run yang masih akan berlangsung pada Minggu (24/5) besok.

Kompetisi ini terbagi di 10 kelas yang diperlombakan, termasuk tiga kelas prestasi, yaitu Men Elite, Women Elite, dan Men Junior. Di kelas Men Elite, Putra Ganda Arrozak dari Tim IBS Cor Logam – ISSI Sumsel sukses mengamankan posisi tercepat dengan catatan waktu 2 menit 43.966 detik. 

Sementara Milatul Khaqimah dari Nokeproof Axess Racing Team tercepat di kelas Women Elite dengan 3 menit 10.882 detik, serta Dimas Aradhana menjadi yang tercepat di seeding run kelas Men Junior dengan torehan 2 menit 40.181 detik.

Event Director 76 Indonesian Downhill Aditya Nugraha mengatakan, track anyar yang berada di Bukit Hijau Bike Park memberikan tantangan baru dan berbeda dibandingkan berbagai seri di tahun-tahun sebelumnya. Panjang lintasan total mencapai 1.650 meter serta tingkat kecuraman yang lebih signifikan.

Persaingan di antara atlet downhill nasional berlangsung lebih seru dan ketat. Belum ada rider yang terlihat mendominasi sehingga peluang juara putaran perdana masih akan sangat terbuka.

“Dari jalannya seeding run hari ini sebenarnya agak di luar ekspektasi. Kami memperkirakan waktu di kisaran tiga menit, tapi ternyata ada yang bisa menembus 2 menit 38 detik,” imbuh dia. Bahkan, catatan waktu kelas junior malah bisa lebih kencang dibanding kelas elite. Kami masih penasaran dengan strategi para rider kelas elite.

Gambaran persaingan yang sebenarnya baru akan terlihat jelas di final besok Minggu (24/5). 

Aditya menjelaskan, pada gelaran 76 Indonesian Downhill tahun ini memang secara khusus dirancang dengan lintasan yang lebih ekstrem dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Salah satu tujuannya adalah meningkatkan kualitas para downhiller nasional yang terlibat, agar semakin mampu berprestasi di level internasional. 

Pemilihan lokasi di Bukit Hijau Bike Park dirasa tepat untuk menghadirkan lintasan yang mumpuni selain juga telah tersertifikasi C1 dari Union Cycling Internationale (UCI). Lokasi ini juga adalah bentuk pengejawantahan dari pengamatan kami di SEA Games dan Kejuaraan Dunia. 

Lintasan di sini bisa dibilang ‘kejam’ untuk rider maupun sepedanya. Terbukti dari sesi latihan sampai seeding run banyak yang mengalami kendala teknis seperti rantai lepas, atau RD (rear derailleur) rusak,” ungkap dia.

“Dengan elevasi ekstrem, highspeed, dan obstacle curam, track ini sangat challenging. Kami ingin meningkatkan standar kualitas atlet downhill melalui lintasan yang lebih menantang,” ungkap dia.

76 Indonesian Downhill Seri Pertama di Yogyakarta masih akan berlanjut dengan sesi  final run yang akan berlangsung pada Minggu besok. Seluruh rider kembali akan mengerahkan kemampuan maksimal demi mengamankan status juara pada gelaran prestisius yang masuk kategori C1 dari UCI (Union Cycliste Internationale). 

Hasil 5 besar seeding run kelas Men Elite (nama rider – tim – catatan waktu):

  1. Putra Ganda Arrozak – IBS Cor Logam, ISSI – 02.43.966
  2. Dois Audy Fikriansyah – Spantan Racing Team – 02.44.160
  3. Andy Prayoga – Mud Brothers, PVR Industries – 02.44.551
  4. Agung Prio Apriliano – Astrindo Racing – 02.46.334
  5. Mohammad Abdul Hakim – 76 Rider DH Squad – 02.46.400 

Hasil 5 besar seeding run kelas Women Elite (nama rider – tim – catatan waktu):

  1. Milatul Khaqimah – Nokeproof Axess Racing Team – 03.10.882
  2. Nilna Murni Ningtias – Spartan Racing Team – 03.17.499
  3. Nining Purwaningsih – Anindya Racing Team – 03.24.851
  4. Siti Shahirah Binti Hashim – Terengganu – 03.25.735
  5. Arasy Ikhsaniah Bilqis – Develo Racing Team – 03.26.338. (AT)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *