Amri/Nita ke Semifinal Asian Games 2026, Indonesia Amankan Perunggu
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke semifinal Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jo Sung Hyun/Jeong Na Eun dalam tiga gim 21-9, 12-21, 21-19.(PBSI)

GANDA campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke semifinal Asian Games 2026 setelah menundukkan wakil Korea Selatan Jo Sung Hyun/Jeong Na Eun dalam pertarungan tiga gim, 21-9, 12-21, 21-19, di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Sabtu (27/9). Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Amri/Nita minimal meraih medali perunggu untuk Indonesia.

Tiket semifinal diraih setelah pasangan Indonesia itu mampu bangkit pada gim penentuan meski terus berada dalam tekanan lawan.

Amri/Nita mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Mereka langsung menguasai jalannya gim pertama dan menutup interval dengan keunggulan yang cukup jauh sebelum menang 21-9.

Situasi berbalik pada gim kedua. Jo Sung Hyun/Jeong Na Eun meningkatkan tempo permainan dan membuat Amri/Nita kehilangan kendali. Pasangan Korea mengambil gim kedua dengan skor 21-12 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.

Pada gim penentuan, Amri/Nita kembali menghadapi tekanan. Mereka beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka. Namun, pasangan Indonesia mampu menjaga fokus pada fase akhir pertandingan dan membalikkan keadaan pada poin-poin krusial.

Amri/Nita akhirnya mengunci kemenangan 21-19 sekaligus memastikan tempat di semifinal.

Nita mengakui gim ketiga menjadi bagian tersulit dalam pertandingan. Pasalnya, mereka berada dalam posisi mengejar sebelum mampu menemukan momentum pada poin-poin akhir.

“Kami dari awal gim ketiga terus tertekan, poin pun ketinggalan terus. Tapi di poin-poin kritis kami bisa membalikkan keadaan dan menang. Itu membuat lega dan selebrasinya cukup emosional,” kata Nita.

Menurut Nita, kesempatan tampil di Asian Games yang hanya digelar setiap empat tahun menjadi tambahan motivasi bagi mereka untuk memberikan medali kepada Indonesia. Dia juga menyebut dukungan tim ganda campuran menjadi salah satu sumber kepercayaan diri.

“Asian Games digelar empat tahun sekali, jadi kami ingin mempersembahkan medali untuk Indonesia dan terutama untuk tim ganda campuran yang sudah selalu percaya sama kami, selalu membantu kami. Tadi di lapangan rasa tidak mau kalahnya yang sangat-sangat besar,” ujarnya.

Sementara itu, Amri menyambut keberhasilan tersebut dengan menyebut medali dari nomor ganda campuran sebagai hasil penting bagi Indonesia. Pengalaman tampil di nomor beregu sebelumnya turut mendongkrak motivasi dan keyakinan mereka.

“Sangat senang bisa menyumbang medali untuk Indonesia dari sektor kami di ganda campuran. Pastinya dapat medali di beregu menambah motivasi, daya juang dan percaya diri kami,” tutur Amri.

Menghadapi semifinal, Amri/Nita akan bertemu pasangan Tiongkok, Feng Yanzhe/Huang Dongping. Duel tersebut menjadi ulangan semifinal Kejuaraan Dunia.

Amri menyadari pertandingan berikutnya tidak akan mudah. Pasalnya, pasangan Tiongkok tersebut memiliki pola permainan yang perlu diantisipasi sejak awal.

“Besok kami akan rematch semifinal Kejuaraan Dunia melawan Feng/Huang. Pastinya kami menantikan partai ini, semoga kali ini kami bisa dapat hasil yang lebih baik. Kami harus lebih siap dengan pola-pola mereka dan startnya jangan ketinggalan,” kata Amri. (Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *