Shai Gilgeous-Alexander Raih MVP NBA Dua Tahun Berturut-Turut
Bintang Oklahoma City Thunder Shai Gilgeous-Alexander.(AFP/Luke Hales / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

BINTANG utama Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander (SGA), resmi mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah basket modern.

Dalam seremoni yang digelar pada Senin (18/5) WIB, SGA secara resmi menerima trofi Kia NBA Most Valuable Player (MVP) untuk musim 2025-2026, menandai keberhasilannya meraih gelar tersebut dalam dua musim berturut-turut.

Keberhasilan ini menempatkan Gilgeous-Alexander dalam jajaran elite sebagai satu dari hanya 14 pemain dalam sejarah NBA yang mampu memenangkan gelar MVP secara back-to-back. Pencapaian ini terasa kian spesial karena datang hanya empat bulan setelah ia membawa Thunder meraih gelar juara NBA dan menyabet gelar Finals MVP.

Dominasi Sejak Awal Musim

SGA tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa setelah musim juara. Ia membuka musim 2025-2026 dengan ledakan 35 poin saat melawan Houston Rockets, disusul dengan performa fenomenal 55 poin pada laga kedua melawan Indiana Pacers. Di bawah kepemimpinannya, Thunder mencatatkan rekor awal musim yang luar biasa, yakni 22 kemenangan dan hanya 1 kekalahan.

Efisiensi menjadi kunci utama permainan SGA musim ini. Meski rata-rata poin per 36 menitnya sedikit menurun, persentase tembakannya justru meningkat tajam, membuktikan kematangannya dalam mengambil keputusan di lapangan.

Statistik Perbandingan MVP Shai Gilgeous-Alexander









Kategori Statistik Musim 2025-2026 Catatan Sejarah
Poin per Game (Rata-rata) 31.1 30+ poin dalam 4 musim beruntun
Persentase Tembakan (FG%) 55.3% Guard pertama dengan 30+ poin & 55% FG
Assist per Game 6.6 Rekor tertinggi dalam karier
Plus-Minus (+/-) +788 Tertinggi di NBA musim ini
Turnover per Game 2.2 Sejajar dengan Michael Jordan

Apresiasi untuk Tim dan Keluarga

Dalam pidato kemenangannya, Gilgeous-Alexander menunjukkan sisi rendah hati dengan memberikan apresiasi besar kepada rekan setimnya. Sebagai bentuk terima kasih, ia memberikan hadiah mewah berupa mantel Burberry dan jam tangan Audemars Piguet kepada para pemain Thunder yang mendampinginya di atas panggung.

“Lingkaran dalam adalah sesuatu yang sering dilupakan orang,” ujar SGA. “Saya mendapatkan semua pujian, namun orang lupa bahwa saya hanya berada di lapangan selama 2,5 jam setiap malam. Di sisa hari saya, kalianlah yang membuat hidup saya terasa semudah ini.”

Ia juga memuji organisasi Oklahoma City Thunder yang dianggapnya memiliki budaya pemenang.

“Segala sesuatu di organisasi ini, di kota ini, membiakkan kesuksesan dan itu bukan kebetulan. Saya merasa beruntung bisa berakhir di sini,” tambahnya.

Rekor yang Menggetarkan Dunia Basket

Selain gelar MVP, SGA juga dinobatkan sebagai Clutch Player of the Year. Ia mencatatkan rekor NBA dengan mencetak minimal 20 poin dalam 140 pertandingan berturut-turut.

Konsistensinya dalam menjaga bola juga luar biasa; ia menjadi pemain kedua setelah Michael Jordan yang mampu mencetak rata-rata 30 poin dengan kurang dari 2,5 turnover selama tiga musim berturut-turut.

Dengan keberhasilan Thunder mengamankan posisi unggulan pertama (seed No. 1) di Wilayah Barat dengan 64 kemenangan, Shai Gilgeous-Alexander kini menatap tantangan yang lebih besar: mempertahankan gelar juara NBA di tengah persaingan liga yang semakin kompetitif. (nba.com/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *